terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
Anggota DPR Minta Ambulans Pakai Dana Desa: Kalau dari Dewan Terus Harus Nyolong - my blog
Feb 3rd 2025, 13:03, by Ahmad Romadoni, kumparanNEWS
Anggota Komisi II DPR Deddy Sitorus. Foto: YouTube/ TV Parlemen
Anggota Komisi II DPR RI dari PDIP, Deddy Sitorus mendorong pemerintah turun untuk membiayai operasional sejumlah ambulans bantuan untuk warga. Misalnya saja menggunakan dana desa.
Kepada Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian di dalam rapat kerja di Komisi II DPR RI, Senayan, Jakarta pada Senin (3/2), Deddy meminta negara hadir untuk membiayai ambulans di desa tertinggal.
"Wilayah saya itu wilayah pedalaman, Pak. Rakyat minta ambulans, saya kasih ambulans. Ambulans darat, ambulans air, pelayanan kesehatan," kata Deddy ke Tito.
"Tapi namanya orang miskin di desa, Pak, kita kasih ambulans, kita kasih mobil tangki air, kita kasih mobil mayat, yang biayain siapa? Orang miskin. Anggaran desa bisa enggak sih pak? Karena kepala desa selalu bilang enggak bisa," sambungnya.
Raker Komisi II DPR RI bersama Kemendagri dan BNPP di gedung Parlemen, Senayan, Jakarta pada Senin (3/2/2025). Foto: Abid Raihan/kumparan
Ketua DPP PDIP itu mengatakan, untuk bantuan ambulansnya masih bisa diperjuangkan untuk warga. Tapi, untuk biaya operasionalnya, bila harus ditanggung juga oleh anggota dewan tentu memberatkan.
Lalu bagaimana? Kan ga mungkin kita anggota dewan ini dipaksa (biayai) terus, Pak. Dari mana Pak? Harus nyolong kalau seluruhnya kita yang biayain. Ini kan harusnya negara, Pak.--Anggota Komisi II DPR Deddy Sitorus.
"Dapil saya, Pak misalnya, di perbatasan di Lumbi sana, Pak, kalau naik (perahu) Ketingting sampai ke kecamatan terdekat itu empat jam setengah, Pak. Nyewa boat bawa orang meninggal, Pak, itu bisa sampai Rp 5 juta, Pak, Rp 6 juta. Dari mana uang mereka?" sambungnya.
Deddy pun menilai masalah ini lah yang harus menjadi sorotan Kemendagri di tahun 2025.
"Ini kan problem-problem yang harus dijawab oleh kita pak," ucapnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar