terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
Penambahan Tunjangan Guru Jadi Program Prioritas Kemendikdasmen 2025 - my blog
Dec 31st 2024, 14:13, by Salmah Muslimah, kumparanNEWS
Ilustrasii guru mengajar. Foto: Arif Firmansyah/ANTARA FOTO
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 33,4 triliun untuk program prioritas Tahun 2025.
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menyebut salah satu program prioritas Tahun 2025 adalah meningkatkan jumlah tunjangan kepada guru. Termasuk meningkatkan pelatihan kepada guru yang akan mengambil sertifikasi profesi.
"Pemberian tunjangan guru ASN Daerah. (Di antaranya) tunjangan profesi guru kepada 1.522.727 guru. Dana tambahan penghasilan guru 332.170 guru. Tunjangan khusus guru 62.536 guru," tutur Mu'ti dalam Acara Taklimat Media Akhir Tahun 2024, di Gedung A Kompleks Kemendikdasmen, Jakarta Pusat, Selasa (31/12).
"(Adapun) pemberian tunjangan Guru Non-ASN (meliputi) tunjangan profesi ke 392.802 guru. (Kemudian) Insentif guru (sebanyak) 57.000 guru. Tunjangan khusus guru 28.892 guru," tambah dia.
Selain tunjangan, Mu'ti juga telah menyiapkan pelatihan yang meliputi bimbingan konseling kepada para guru yang akan mengambil sertifikat profesi. Pelatihan bimbingan konseling ini dilakukan untuk mengurangi angka kekerasan di lingkungan sekolah.
"Ini kami sudah mulai melakukan pelatihan bimbingan konseling untuk para guru. Jadi mulai November 2024, pelatihan guru PPG [Pendidikan Profesi Guru] itu kami tambah dengan muatan bimbingan konseling dan pendidikan nilai," ujar Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah periode 2022-2027 ini.
Sebagai bentuk memperkuat penanaman pendidikan karakter, Mu'ti melanjutkan, telah membuat kebijakan bersama badan penyelenggara negara dalam membuat laporan kinerja guru.
"Dan dalam rangka memperkuat penanaman pendidikan karakter, kami juga sudah menerbitkan kebijakan dengan badan penyelenggara negara dalam (membuat) laporan kinerja guru," pungkas Mu'ti.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar