terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download

>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:

Kata Polisi soal Anak Bos Toko Roti di Jaktim Aniaya Pegawai Klaim Kebal Hukum - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Kata Polisi soal Anak Bos Toko Roti di Jaktim Aniaya Pegawai Klaim Kebal Hukum
Dec 15th 2024, 17:40, by Mirsan Simamora, kumparanNEWS

Ilustrasi pemukulan. Foto: Shutter Stock
Ilustrasi pemukulan. Foto: Shutter Stock

Seorang pria yang merupakan anak bos toko roti, GSH, menganiaya pegawainya, DAD. Bahkan pelaku melempar kursi ke arah korban hingga terluka. Polres Jakarta Timur telah menaikkan kasus itu ke penyidikan.

Dalam video yang beredar, pelaku sempat menyebut dirinya kebal hukum. Ia juga tampak melempar barang disertai memaki korban.

Merespons hal tersebut, Kapolres Jakarta Timur, Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly membantah bahwa terduga pelaku itu kebal hukum dan kasusnya sudah naik ke tahap penyidikan.

"Dalam perkara ini pelaku tidak kebal hukum. Buktinya pelaku sudah diklarifikasi sebagai terlapor dan perkara sudah ditingkatkan ke tahap penyidikan," kata Nicolas saat dikonfirmasi, Minggu (15/12).

Toko roti di Cakung, Jakarta Timur yang salah satu karyawannya dianiaya oleh anak pemilik toko. Foto: Luthfi Humam/kumparan
Toko roti di Cakung, Jakarta Timur yang salah satu karyawannya dianiaya oleh anak pemilik toko. Foto: Luthfi Humam/kumparan

Diketahui, kejadian penganiayaan itu terjadi 17 Oktober lalu. Sehari setelahnya, korban melaporkannya ke polisi.

Setelah dua bulan berlalu, kasusnya baru naik ke tahap penyidikan. Nicolas mengatakan, pihaknya sudah meminta keterangan dari empat orang yakni tiga orang saksi dan satu terlapor.

"Perkara yang dilaporkan tersebut oleh penyidik telah memprosesnya dengan jelas, profesional dan prosedural serta membutuhkan waktu dalam rangka pengumpulan alat bukti," tuturnya.

Dari hasil pemeriksaan sementara, pria itu menganiaya korban karena sakit hati.

"Sakit hati (motifnya). Karena korban tidak mau disuruh mengantar makanan," kata Kasi Humas Polres Jakarta Timur, AKP Lina Yuliana, melalui pesan singkat pada Minggu (15/12).

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar: