terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
Retno Sebut Capaian SDGs Global Baru 17 Persen : Sepertiga Terancam Gagal - my blog
Nov 20th 2024, 11:54, by Angga Sukmawijaya, kumparanBISNIS
Utusan Khusus Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Urusan Air, Retno Marsudi. Foto: Denita BR Matondang/kumparan
Pencapaian Target Pembangunan Berkelanjutan (TPB) atau Sustainable Development Goals (SDGs) menuju kesetaraan dan kemakmuran skala global pada 2030 dilaporkan baru berjalan 17 persen.
Utusan Khusus Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Urusan Air, Retno Marsudi, mengatakan capaian SDGs sepertiga berjalan mundur atau gagal.
"Pencapaian SDGs sebagian besar tidak tercapai. Berdasarkan data PBB hanya 17 persen berjalan sesuai rencana. Hampir setengahnya menunjukkan kemajuan yang moderat dan sepertiganya menunjukkan gagal atau mundur," katanya dalam acara World Public Relation Forum di Bali, Rabu (20/11).
Capaian SDGs terancam tak tercapai dipengaruhi pandemi COVID-19, perang, ketegangan geopolitik dan perubahan iklim yang ekstrem.
Menteri Luar Negeri periode 2014-2019 dan 2019-2024 Retno Marsudi. Foto: Instagram/ @retno_marsudi
"Pandemi Covid-19, konflik ketegangan geopolitik, dan kekacauan iklim yang kian meningkat berdampak sangat buruk pada kemajuan SDGs," katanya.
Kondisi itu juga mempengaruhi perekonomian global. Sektor ekspor-impor, pangan, infrastruktur dan properti memprihatinkan. Para pekerja banyak mendapatkan pemutusan hubungan kerja (PHK) hingga kelaparan terjadi di mana-mana.
"Jadi, jika kita tidak berusaha ekstra, bahkan nyawa kita sendiri, maka nyawa generasi penerus kita akan terancam," katanya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar