terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
Ganjar-Mahfud Tiba di Gedung MK untuk Dengarkan Putusan Sengketa Pilpres - my blog
Paslon 03 Ganjar Pranowo dan Mahfud MD bersama Tim Hukum tiba jelang putusan sengketa Pilpres 2024 di Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta, Senin (22/4/2024). Foto: Hedi/kumparan
Pasangan calon presiden nomor urut 03 Ganjar-Mahfud telah tiba di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK). Keduanya tiba pada Senin (22/4) pukul 08.10 WIB.
Keduanya tampak mengenakan setelan formal jas yang warnanya senada: hitam. Lengkap dengan dasi berwarna merah yang dikenakan Ganjar, serta biru dan emas dikenakan Mahfud.
Saat tiba, Ganjar mengatakan tak ada persiapan khusus menjelang putusan MK ini. Dia mempercayakan seluruh putusan kepada hakim Mahkamah Konstitusi (MK).
"Kita harus percayakan kepada mereka (hakim MK), Saya dan Pak Mahfud pasti tidak akan bicara soal materi," kata Ganjar di lokasi, singkat.
Paslon 03 Ganjar Pranowo dan Mahfud MD bersama Tim Hukum tiba jelang putusan sengketa Pilpres 2024 di Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta, Senin (22/4/2024). Foto: Hedi/kumparan
Mahfud juga tak menyampaikan pernyataan lain kepada awak media. "Sama (seperti Ganjar)," kata dia.
Adapun dalam persidangan hari ini, MK akan memutus gugatan perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) Pilpres 2024. Kubu Ganjar meminta kepada majelis hakim untuk mendiskualifikasi pasangan calon Prabowo-Gibran dan dilakukannya pemungutan suara ulang (PSU).
Putusan gugatan ini akan diambil oleh delapan hakim MK yakni: Suhartoyo, Saldi Isra, Arief Hidayat, Enny Nurbaningsih, Daniel Yusmic Pancastaki Foekh, Guntur Hamzah, Ridwan Mansyur, dan Arsul Sani.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar