terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
Anies: Kecurangan Dibiarkan Jadi Kebiasaan, Semoga Hakim MK Berani Memutuskan - my blog
Apr 22nd 2024, 09:44, by Ahmad Romadoni, kumparanNEWS
Paslon 01 Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar tiba jelang putusan sengketa Pilpres 2024 di Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta, Senin (22/4/2024). Foto: Hedi/kumparan
Capres 01 Anies Baswedan memberikan pesan harapan untuk para hakim konstitusi jelang putusan gugatan Pilpres 2024 pagi ini, Senin (22/4).
Anies berharap para hakim berani untuk memutuskan hal yang menurutnya sangat menentukan arah demokrasi negara.
"Kita menitipkan kepada majelis hakim kepercayaan untuk menentukan arah bangsa ini ke depan. Kita yakin majelis hakim diberikan keberanian kekuatan untuk memutuskan sehingga diberikan yang terbaik untuk Indonesia ke depan," kata Anies di markas Timnas AMIN, Jalan Diponegoro 10, Senin (22/4).
Kubunya menggugat hasil putusan pemilu karena beberapa hal, di antaranya kecurangan sistematis yang dilakukan pemerintah pusat seperti alokasi bansos dan keterlibatan aparat sipil hingga proses pencalonan putra sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka yang anomali.
Calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 1 Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar hadir dalam sidang putusan perselisihan hasil Pilpres 2024 di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Senin (22/4/2024). Foto: M Risyal Hidayat/ANTARA FOTO
Gugatan serupa juga diajukan oleh kubu 03, Ganjar-Mahfud. Keduanya menggugat agar pemilu diulang tanpa mengikutsertakan Prabowo-Gibran.
"Kita berada di sebuah persimpangan jalan apa yang kita saksikan bersama sama pada pilpres dan pemilu di mana di situ terjadi praktik praktik penyimpangan yang masif yang bila itu dibiarkan akan menjadi kebiasaan," kata Anies.
"Dan nantinya pemilu pilpres bukan mencerminkan aspirasi rakyat tapi mencerminkan aspirasi pemegang kewenangan, sesuatu yang kita sama sama perjuangkan sejak diubah sejak reformasi tahun 1998," tuturnya.
Kini sidang sengketa pemilu dengan agenda pembacaan putusan tengah berlangsung di Mahkamah Konstitusi. Anies-Cak Imin serta Ganjar-Mahfud hadir di ruang sidang. Sedangkan Prabowo-Gibran tidak hadir.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar