terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download

>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:

Trump: Saya Suka Presiden Xi, Tapi Sangat Sulit Buat Kesepakatan Dengannya! - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Trump: Saya Suka Presiden Xi, Tapi Sangat Sulit Buat Kesepakatan Dengannya!
Jun 4th 2025, 14:55 by kumparanNEWS

Presiden Amerika Serikat Donald Trump (kiri) bertemu dengan Presiden China Xi Jinping (kanan) pada pertemuan bilateral di KTT G20 di Osaka, Jepang. Foto: REUTERS / Kevin Lamarque
Presiden Amerika Serikat Donald Trump (kiri) bertemu dengan Presiden China Xi Jinping (kanan) pada pertemuan bilateral di KTT G20 di Osaka, Jepang. Foto: REUTERS / Kevin Lamarque

Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali mengomentari hubungannya dengan Presiden China Xi Jinping, di tengah memanasnya tensi dagang antara kedua negara.

Mengutip AFP, lewat unggahan di platform Truth Social miliknya, Trump menyampaikan penghargaan terhadap Xi, namun menegaskan sulitnya mencapai kesepakatan.

Saya suka Presiden Xi dari China, selalu, dan akan selalu. Tapi dia SANGAT KERAS, DAN SANGAT SULIT UNTUK MEMBUAT KESEPAKATAN DENGANNYA!!!" tulis Trump pada Rabu (4/6).

Tulisannya muncul bertepatan dengan hari pertama pemberlakuan tarif impor sebesar 50 persen terhadap baja dan aluminium.

Pernyataan itu muncul menjelang panggilan telepon yang dijadwalkan antara kedua pemimpin, yang disebut Gedung Putih akan terjadi dalam pekan ini.

"Keduanya akan berbincang, sepertinya dalam beberapa hari ke depan," ujar Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt pada Senin (2/6).

Komunikasi ini dipandang krusial setelah beberapa minggu ketegangan dagang meningkat.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump (kiri) bertemu dengan Presiden China Xi Jinping pada pertemuan bilateral di KTT G20 di Osaka, Jepang. Foto: REUTERS / Kevin Lamarque
Presiden Amerika Serikat Donald Trump (kiri) bertemu dengan Presiden China Xi Jinping pada pertemuan bilateral di KTT G20 di Osaka, Jepang. Foto: REUTERS / Kevin Lamarque

Trump menuduh China melanggar kesepakatan 90 hari terkait jeda perang tarif yang sempat dicapai dalam pembicaraan di Jenewa pada pertengahan Mei.

China membantah tuduhan tersebut, dan balik menuding AS menerapkan kebijakan dagang yang diskriminatif.

Trump beberapa kali menyebut Xi telah menghubunginya sejak ia dilantik Januari lalu. Namun, otoritas Beijing menolak klaim tersebut.

Ketegangan ini berdampak langsung pada pasar. Indeks saham di AS sempat melemah pada awal pekan. Para investor khawatir akan eskalasi konflik dua negara dengan ekonomi terbesar di dunia itu.

Tarif yang diberlakukan AS sejak April memang menyasar berbagai negara, namun China menjadi pihak yang paling terdampak.

Meskipun sempat mereda, situasi kembali memanas setelah Washington menuding Beijing tak mematuhi kesepakatan.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar: