terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download

>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:

Satgas Pangan Selidiki Dugaan Manipulasi Data Beras, Ini Hukuman untuk Pelaku - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Satgas Pangan Selidiki Dugaan Manipulasi Data Beras, Ini Hukuman untuk Pelaku
Jun 3rd 2025, 19:13 by kumparanBISNIS

Suasana saat hari pertama puasa di Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta Timur, Sabtu (1/3/2025). Foto: Rayyan Farhansyah/kumparan
Suasana saat hari pertama puasa di Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta Timur, Sabtu (1/3/2025). Foto: Rayyan Farhansyah/kumparan

Satgas Pangan Polri menegaskan bahwa pelaku manipulasi data beras di Pasar Induk Cipinang bisa dikenakan sanksi denda Rp 10 miliar dan kurungan penjara hingga 4 tahun jika terbukti bersalah.

"Ancamannya (memanipulasi data) itu 4 tahun penjara, (denda) Rp 10 miliar. Makanya tidak boleh sembarangan memberikan data, apalagi data resmi pemerintah yang menjadikan acuan," ucap Kepala Satgas Pangan Polri Helfi Assegaf saat ditemui usai konferensi pers di Kantor Kementerian Pertanian (Kementan), Jakarta Selatan, Selasa (3/6).

Sebelumnya Mentan Amran Sulaiman mengaku menemukan kejanggalan data, yaitu terdapat sekitar 11.000 ton beras yang keluar dari gudang Cipinang pada 28 Mei 2025. Padahal, selama lima tahun terakhir, beras yang keluar dari gudang Cipinang rata-rata berkisar 1.400 hingga 3.500 ton.

"Anomali yang tadi disampaikan Pak Menteri (Amran) benar sekali, harusnya logikanya kalau terjadi tren turun, harga di ujung harus turun. Bukan malah naik. Kalau terjadi kenaikan, berarti ada yang tidak betul nih," sebut Helfi.

Helfi menyampaikan bahwa pihaknya akan mengkombinasikan data dasar dengan pengecekan fisik di lapangan untuk memastikan kebenaran distribusi barang. Menurutnya, ada kemungkinan barang tercatat keluar, tetapi fisiknya tidak ada, atau jumlah barang yang keluar tidak sesuai dengan yang tercatat.

Suasana di Pergudangan Pasar Beras Induk Cipinang, Jakarta, Rabu (21/2/2024). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
Suasana di Pergudangan Pasar Beras Induk Cipinang, Jakarta, Rabu (21/2/2024). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Dia mencontohkan, misalnya hanya ada seribu unit tetapi dilaporkan dua ribu, atau sebaliknya. Jika ditemukan ketidaksesuaian seperti itu, pihaknya akan menelusuri lebih lanjut apakah terjadi penggelapan, tindak pidana korupsi, atau pelanggaran lainnya.

"Berarti kan ada beras yang mungkin distribusi di sana karena ternyata tidak sesuai dengan realnya. Ini nanti kita lihat apakah ini terjadi penggelapan, tipikor, apakah macam-macam," kata Helfi.

Mentan Amran mengungkap bahwa lonjakan harga rata-rata beras eceran terjadi meskipun stok beras saat ini melimpah hingga mencapai 4 juta ton, diduga akibat ulah mafia yang memainkan harga di pasar.

Amran pun mencontohkan kondisi di Pasar Induk Cipinang, di mana stok beras dilaporkan menipis sehingga memicu kenaikan harga di tingkat konsumen.

"BPS mengatakan (harga rata-rata beras di tingkat penggilingan turun Mei 2025), artinya apa? Ada middle man yang mempermainkan, inilah terkadang kita sebut mafia," ucap Amran dalam kesempatan yang sama.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar: