terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download

>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:

Komisi X Minta Demul Belajar dari NTT: Sekolah Jam 6 Pagi Picu Masalah Kesehatan - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Komisi X Minta Demul Belajar dari NTT: Sekolah Jam 6 Pagi Picu Masalah Kesehatan
Jun 3rd 2025, 14:05 by kumparanNEWS

Wakil Ketua Komisi X Lalu Hadrian Irfani saat dijumpai di Nusantara I, Komplek Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (23/4/2025).  Foto: Alya Zahra/kumparan
Wakil Ketua Komisi X Lalu Hadrian Irfani saat dijumpai di Nusantara I, Komplek Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (23/4/2025). Foto: Alya Zahra/kumparan

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani meminta Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengkaji ulang kebijakan memajukan jam masuk sekolah menjadi pukul 06.00.

Ia meminta Demul untuk belajar dari Provinsi Nusa Tenggara Timur yang pernah menerapkan kebijakan serupa pada 2023. Hasilnya kebijakan ini malah memicu masalah kesehatan pada siswa hingga akhirnya disetop.

"Pengalaman serupa pernah diterapkan di Nusa Tenggara Timur (NTT), di mana kebijakan masuk sekolah pukul 5 pagi, juga mendapat banyak kritik," kata Lalu Hadrian saat dihubungi, Selasa (3/6).

"Evaluasi menunjukkan bahwa siswa mengalami gangguan kesehatan karena kurang tidur, meningkatnya risiko keselamatan saat perjalanan subuh hari, dan tidak adanya kajian akademik yang kuat sebagai dasar kebijakan," katanya.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Foto: Dok. Humas Jabar
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Foto: Dok. Humas Jabar

Lalu Hadrian mengingatkan saat itu Ombudsman RI menilai kebijakan Pemprov NTT terlalu tergesa-gesa dan tidak melalui kajian dan melibatkan partisipasi publik. Ia khawatir, Pemprov Jabar hanya akan mengulang kesalahan yang sama.

"Jika diterapkan di Jabar tanpa pendekatan berbasis data dan konteks lokal, risiko serupa bisa kembali terjadi," kata dia.

Uji coba ini, menurutnya, juga harus melibatkan seluruh stakeholder. Baik dari infrastuktur transportasi umum perkotaan, jarak tempuh siswa dari rumah ke sekolah maupun kemampuan orang tua.

"Karena itu, sebelum kebijakan ini dijalankan, perlu ada uji coba terbatas yang melibatkan sekolah-sekolah yang benar-benar siap dari sisi infrastruktur, jarak tempuh siswa, dan dukungan orang tua," tuturnya.

Ia mengingatkan Demul untuk meninjau kebijakan yang diambil dari sisi dampak psikologis dan kesehatan siswa. Tidak hanya dari sisi kedisiplinan saja.

"Kajian dampak terhadap psikologis, kesehatan, dan prestasi belajar siswa harus dijadikan dasar utama. Kebijakan pendidikan harus selalu mengutamakan kepentingan terbaik bagi anak, bukan hanya dari sisi kedisiplinan, tapi juga dari sisi keselamatan, kenyamanan, dan efektivitas proses belajar," tuturnya.

Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi lagi-lagi mengeluarkan wacana baru bagi seluruh siswa di Jawa Barat. Kali ini ia berencana menerapkan kebijakan masuk sekolah pukul 06.00 WIB.

Hal itu seiring keinginannya agar jadwal masuk sekolah di provinsi tersebut hanya sampai Jumat.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar: