terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
Elon Musk Sebut RUU Pajak Trump ‘Kekejian yang Menjijikkan’ - my blog
Elon Musk bersama Donald Trump. Foto: Mandel Ngan/AFP
Belum lama mengundurkan diri dari jabatan Kepala DOGE, Elon Musk, kembali bersuara keras. Kali ini ia menargetkan langsung agenda ekonomi Presiden AS Donald Trump.
Dalam unggahan di platform X pada Selasa (3/6), Elon menyebut rancangan undang-undang keringanan pajak dan pemangkasan anggaran yang tengah digodok Partai Republik sebagai "kekejian yang menjijikkan".
"Maaf, saya sudah tidak tahan lagi," tulis Musk, mengutip AP.
"RUU belanja Kongres yang besar, keterlaluan, dan penuh omong kosong ini adalah kekejian. Malu bagi mereka yang menyetujuinya—Anda tahu itu salah."
RUU tersebut telah disahkan DPR dan kini menunggu pembahasan di Senat.
Isinya memuat perpanjangan pemotongan pajak era Trump serta penambahan insentif baru, termasuk pemangkasan subsidi untuk kendaraan listrik—salah satu sumber pendapatan utama Tesla.
Tak berhenti di situ, Elon mengancam akan memobilisasi publik melawan Partai Republik yang mendukung RUU ini.
"November tahun depan, kita akan memecat semua politisi yang mengkhianati rakyat Amerika," tulisnya.
Presiden terpilih AS Donald Trump berbincang dengan Direktur utama Tesla, Inc. Elon Musk saat menyaksikan peluncuran uji coba penerbangan keenam roket SpaceX Starship di Brownsville, Texas, Amerika Serikat, Selasa (19/11/2024). Foto: Brandon Bell/ Pool via REUTERS
Pernyataan itu menandai perubahan drastis dalam sikap Elon terhadap Trump dan Partai Republik.
Tahun lalu, Elon menggelontorkan sedikitnya USD 250 juta untuk mendukung kampanye Trump dan berjanji membantu menyingkirkan anggota Kongres GOP (Partai Republik) yang tak setia padanya.
Kini, ia menyasar anggota partai yang justru mendorong prioritas legislatif sang mantan presiden.
Namun belum jelas sejauh mana ia akan bergerak. Sebelumnya Elon menyebut akan mengurangi belanja politik, meski tidak menutup kemungkinan kembali terlibat jika situasinya mendesak.
Dari sisi pemerintah, kritik Elon pun tidak mengubah sikap.
"Presiden sudah tahu posisi Elon Musk terhadap RUU ini," ujar Juru Bicara Gedung Putih Karoline Leavitt.
"Itu tidak mengubah pendapat Presiden."
Sementara di kubu oposisi, pernyataan miliarder itu justru menjadi amunisi politik.
Pemimpin Minoritas DPR Hakeem Jeffries bahkan menggelar konferensi pers dengan latar cetakan besar unggahan Elon, menyatakan, "Kami sepenuhnya setuju."
Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberikan plakat kunci gedung putih kepada pengusaha Elon Musk saat konferensi pers di Ruang Oval Gedung Putih, Washington DC, Amerika Serikat, Jumat (30/5/2025). Foto: Allison Robbert/AFP
RUU yang digagas Partai Republik ini memang menuai reaksi keras karena mencakup pemangkasan program bantuan sosial seperti Medicaid dan kupon makanan, serta pemotongan investasi energi hijau—demi menutup kerugian pajak lebih dari USD 4,5 triliun.
Sebelumnya, Elon telah beberapa kali mengisyaratkan ketidakpuasan terhadap arah kebijakan fiskal Washington.
Selama menjabat, ia mencoba mendorong modernisasi birokrasi dan pemangkasan anggaran. Namun target penghematan USD 1 triliun yang pernah ia suarakan tak kunjung tercapai.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar