terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download

>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:

Zulhas Ungkap Akan Ada Perpres atau Inpres Baru Terkait Progam MBG - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Zulhas Ungkap Akan Ada Perpres atau Inpres Baru Terkait Progam MBG
May 9th 2025, 14:38 by kumparanBISNIS

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengajak pendiri Gates Foundation, Bill Gates untuk mengecek program unggulannya Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN 03 Jati, Jakarta Timur, Rabu (7/5/2025). Foto: Zamachsyari/kumparan
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengajak pendiri Gates Foundation, Bill Gates untuk mengecek program unggulannya Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN 03 Jati, Jakarta Timur, Rabu (7/5/2025). Foto: Zamachsyari/kumparan

Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengungkapkan pemerintah sedang menggodok aturan tersendiri terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Regulasi anyar ini nanti, menurut Zulhas, bisa berupa Peraturan Presiden (Perpres) atau Instruksi Presiden (Inpres).

"Karena ini program utama, harus ada urgent bahwa ini sangat mendesak penting. Nah nanti akan dirumuskan dalam Perpres atau Inpres," ujar Zulhas di kantornya, Jumat (9/5).

Zulhas mengungkapkan, keberadaan aturan tersebut diperlukan untuk merealisasikan keinginan Presiden Prabowo agar penerima program MBG bisa mencapai 82,9 juta.

Ini untuk mempermudah koordinasi lintas kementerian dan lembaga yang terlibat dalam implementasi program tersebut. Selain itu, juga untuk menyempurnakan tata kelola MBG yang saat ini menimbulkan sejumlah masalah, terakhir adanya kasus keracunan.

Menurut dia, aturan itu harus memuat segala hal yang dibutuhkan untuk pelaksanaan MBG, mulai dari target, jumlah sekolah, tata kelola yang ideal juga terkait dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Tujuannya agar target 82,9 juta penerima manfaat bisa tercapai lebih cepat.

"Jadi perlu teman-teman segera mengadakan, expansionary dengan bahan-bahan yang kita bicarakan tadi. Setelah itu selesai nanti kita akan rapat berikutnya, mudah-mudahan sudah ada kesimpulan," ujar Zulhas.

Sebelumnya, regulasi yang berkaitan dengan program Makan Bergizi Gratis ini baru ada Peraturan Presiden Nomor 83 Tahun 2024 tentang Badan Gizi Nasional. Badan ini dibentuk khusus untuk melaksanakan MBG.

Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana mengatakan mulanya program MBG diragukan oleh banyak orang, sehingga pelaksanaannya bisa menjawab keraguan tersebut. Meskipun aturannya belum rampung digodok.

"Kita ini kan harus bekerja, berjalan. Kemudian melihat setelah dijalankan itu awalnya orang berpikir ini tidak akan jalan. Sebenarnya setelah jalan, ini harus lebih cepat lagi," kata Dadan, Jumat (9/5).

Selain itu, Dadan melihat adanya urgensi program ini untuk segera dijalankan sehingga percepatan mengejar target penerima sebanyak 82,9 juta tahun ini, perlu dilakukan.

"Pak Presiden itu setiap kali ke daerah, beliau merasa miris karena lebih banyak yang belum bisa terima dibanding yang terimanya. Makanya kita membutuhkan percepatan seperti ini," imbuh Dadan.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar: