terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
Prabowo Akan Pertemukan 150 Pemimpin Buruh dengan 150 Pengusaha - my blog
May 1st 2025, 14:39, by Widya Islamiati, kumparanBISNIS
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto membagikan kaos dari Mobil Maung saat meninggalkan perayaan May Day di kawasan Monas, Jakarta, Kamis (1/5/2025). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
Presiden Prabowo Subianto berjanji akan mempertemukan sebanyak 150 pimpinan buruh dengan 150 pimpinan perusahaan. Pernyataan ini diutarakan Prabowo saat menghadiri acara May Day 2025 di Lapangan Monas, Jakarta Pusat, Kamis (1/5).
Prabowo menuturkan, pertemuan antara 150 pimpinan buruh dengan 150 pimpinan perusahaan akan digelar dalam waktu dekat dan bertempat di Istana Bogor.
"Dalam waktu dekat saya akan adakan pertemuan di Istana Bogor, 150 pimpinan buruh saya pertemukan dengan 150 pemimpin perusahaan di Indonesia," kata Prabowo di Lapangan Monas, Jakarta Pusat, Kamis (1/5).
Dia memastikan pimpinan buruh dengan pengusaha akan duduk bersama. Menurut dia, pengusaha tidak boleh mau kaya tanpa memperhatikan kesejahteraan pekerja.
Prabowo juga memastikan negara akan hadir untuk memperhatikan kesejahteraan buruh. "Kita duduk bersama saya katakan ke pengusaha, saudara tidak boleh mau kaya sendiri tanpa mengajak pekerja hidup dengan baik, tapi negara juga tidak tinggal diam," jelas Prabowo.
Prabowo membeberkan fasilitas yang diberikan pemerintah kepada buruh, mulai dari sektor kesehatan, pendidikan hingga Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).
"Total biaya kita gelotorkan melebihi Rp 500 triliun, ini terus untuk menjaga rakyat kita ngga ada yang menderita. Sekarang masalah kita jaga mereka yang memerlukan, mereka yang terima jangan yang tidak perlu terima bantuan subsidi ini," jelasnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar