terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
Dokter di Malang 'Terduga Pelecehan ke Pasien' Adukan Akun Medsos ke Polisi - my blog
May 1st 2025, 14:34, by Wisnu Prasetiyo, kumparanNEWS
Polisi saat mengecek Persada Hospital Malang. Foto: Polresta Malang Kota
Dokter AYP, terduga pelaku pelecehan seksual terhadap pasien perempuan di ruangan VIP Persada Hospital Malang, ternyata mengadukan akun media sosial ke polisi.
Kuasa hukum AYP, Alwi Alu, mengatakan kliennya merasa disudutkan, terlebih setelah fotonya diposting. Menurut Alwi, pengaduan AYP ke polisi dilakukan lebih dahulu sebelum AYP dilaporkan oleh pasien.
"Kami telah layangkan pengaduan atas dugaan tindak pencemaran nama baik lewat media sosial pada 18 April 2025 pukul 13.25 WIB di Polresta Malang Kota. Jadi ini bukanlah lapor balik, kami melapor dan yang diadukan adalah akun media sosialnya," kata Alwi, Kamis (1/5).
Bukan Dipecat tapi Mengundurkan Diri
AYP mengaku tidak dipecat dari tempat kerjanya. Menurut Alwi, kliennya mengajukan permohonan pengunduran diri dari Persada Hospital Malang karena ingin fokus menyelesaikan perkara yang menjeratnya.
"Mungkin yang dimaksud itu bukan pemecatan, tetapi pengunduran diri. Kenapa itu dilakukan? Karena klien kami ingin fokus dan dengan adanya kasus ini, klien kami mengalami tekanan psikis," kata Alwi.
Polisi saat mengecek Persada Hospital Malang. Foto: Polresta Malang Kota
Sebelumnya, Manajemen Persada Hospital Kota Malang menyebut telah memecat dokter berinisial AYP atas dugaan pelecehan seksual kepada pasiennya.
Sejauh ini, sudah 2 korban yang melaporkan AYP ke polisi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar