terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
Foto: Konflik India-Pakistan, Warga Berbondong-bondong Melarikan Diri - my blog
Sejumlah warga membawa barang saat melarikan diri akibat konflik India-Pakistan di Poonch yang dikelola India, Jumat (9/5). Foto: Punit Paranjpe/AFPImbas konflik tersebut tampak sejumlah warga melarikan diri dengan membawa anak-anaknya serta barang-barang demi menjaga keselamatan mereka. Foto: Punit Paranjpe/AFPJumlah korban jiwa serangan India ke Pakistan meroket. Serangan ini menjadi menandai eskalasi ketegangan dua negara bertetangga ini imbas pembantaian wisatawan lokal di Kashmir. Foto: Punit Paranjpe/AFP"Sampai sekarang ini 26 warga sipil tak berdosa menjadi martir akibat serangan ini," kata jubir militer Pakistan seperti dikutip dari AFP. Foto: Punit Paranjpe/AFP
Sejumlah warga membawa barang saat melarikan diri akibat konflik India-Pakistan di Poonch yang dikelola India, Jumat (9/5).
Imbas konflik tersebut tampak sejumlah warga melarikan diri dengan membawa anak-anaknya serta barang-barang demi menjaga keselamatan mereka.
Jumlah korban jiwa serangan India ke Pakistan meroket. Serangan ini menjadi menandai eskalasi ketegangan dua negara bertetangga ini imbas pembantaian wisatawan lokal di Kashmir.
"Sampai sekarang ini 26 warga sipil tak berdosa menjadi martir akibat serangan ini," kata jubir militer Pakistan seperti dikutip dari AFP.
Sejumlah warga membawa barang saat melarikan diri akibat konflik Pakistan dan India di Poonch yang dikelola India, Jumat (9/5/2025). Foto: Punit Paranjpe/AFP
Tidak ada komentar:
Posting Komentar