terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
Puluhan Personel TNI-Polri Masih Coba Redam Bentrok Massa di Maluku Tengah - my blog
Apr 3rd 2025, 18:52, by Thomas Bosco Pandapotan, kumparanNEWS
Suasana bentrokan antar warga di Maluku Tengah. Foto: Dok. Istimewa
Bentrokan kelompok masyarakat Desa Sawai dan Rumaolat Kecamatan Seram Utara, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku, Kamis (3/4) masih berlangsung hingga sore ini. Bentrokan terjadi sejak pukul 10.00 WIT.
"Bentrokan masih berlangsung. Kapolres masih di sana. Dan BKO Polda [Maluku] sudah sampai ke sana. [Ada] 58 personel," kata Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol Areis Aminnulla saat dihubungi kumparan.
Areis mengatakan, akibat bentrokan itu, satu anggota polisi tewas dan empat warga mengalami luka berat.
"Tapi memang betul tadi pagi, hari Kamis kan, jam 10, terjadilah kejadian bentrokan. Kemudian anggota kita mengamankan melerai, itu gabungan dengan TNI," kata dia.
"Kemudian ada korban anggota kita. Sementara yang kita dikasih tau. Informasi yang kita dapat sementara masih anggota kita. Sudah dibawa ke puskesmas. Iya (Sudah meninggal)," ujarnya.
Suasana bentrokan antar warga di Maluku Tengah. Foto: Dok. Istimewa
Ketegangan bermula setelah salah satu sopir warga Negeri Rumaolat dihajar massa setempat saat melintas negeri jalur Sawai.
Akibatnya, warga Rumaloat yang mengetahui hal itu langsung merespons degan tembakan.
Mendengarkan bunyi tembakan dari warga Rumaloat, warga Sawai langsung merespons dan mengumpulkan massa dan menuju ke perbatasan antara Sawai dan Rumaloat sembari membawa senjata tajam.
Setibanya di perbatasan Negeri Sawai dan Negeri Rumaolat, kedua massa bertemu dan terjadi aksi saling serang dengan menggunakan senapan angin, alat tajam dan batu.
Suasana bentrokan antar warga di Maluku Tengah. Foto: Dok. Istimewa
Tidak ada komentar:
Posting Komentar