terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
Bentrok Pecah di Maluku Tengah: 1 Polisi Tewas Ditembak, 4 Warga Luka Berat - my blog
Bentrokan kelompok masyarakat Desa Sawai dan Rumaolat Kecamatan Seram Utara, Kabupaten Maluku Tengah, pecah pada Kamis (3/4).
Satu anggota polisi gugur dan 4 warga mengalami luka berat. Warga sekitar membenarkan peristiwa ini.
"Infonya itu katanya polisi satu meninggal dapat tembak dan 4 orang warga luka berat," kata warga setempat ketika dikonfirmasi.
Ketegangan bermula setelah salah satu sopir warga Negeri Rumaolat dihajar massa setempat saat melintas negeri jalur Sawai. Akibatnya, warga Rumaloat yang mengetahui hal itu langsung merespons degan tembakan.
Mendengarkan bunyi tembakan dari warga Rumaloat, warga Sawai langsung merespons dan mengumpulkan massa dan menuju ke perbatasan antara Sawai dan Rumaloat sembari membawa senjata tajam.
Setibanya di perbatasan Negeri Sawai dan Negeri Rumaolat, kedua massa bertemu dan terjadi aksi saling serang dengan menggunakan senapan angin, alat tajam dan batu.
Ilustrasi sepatu polisi Indonesia. Foto: Shutterstock
Polisi Masih Berada di Lapangan
Kaur Penum Subbid Penmas Bidhumas Polda Maluku, AKP Imelda Haurissa, membenarkan salah satu anggota polisi yang tewas akibat bentrokan.
" 1 orang anggota Polsek Wahai Bripka Husni Abdullah, jabatan Panit Intel Polsek Wahai/Ps. Kanit Intel terkena tembakan dari OTK dan dinyatakan meninggal dunia," kata Imelda.
Polisi belum mendapat laporan lengkap terkait pemicu bentrokan. Anggota masih berada di lapangan untuk mencegah bentrokan meluas.
"Sampai saat ini menyangkut kronologis kejadian dan perkembangan situasi belum diperoleh karena sampai saat ini Kapolsek dan seluruh personel Polsek Wahai masih berada di lapangan untuk mengantisipasi perkembangan situasi di lapangan," kata Imelda.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar