terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
Banyak Warga Ziarah, Lalu Lintas di Sekitar TPU Karet Bivak Sempat Macet - my blog
Para peziarah silih datang bergantian ke TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat, Senin (31/3/2025). Foto: Alya Zahra/kumparan
Kepadatan arus lalu lintas sempat terjadi di sepanjang Jalan K.H Mas Mansyur, Jakarta Pusat, pada Senin (31/3) atau bertepatan dengan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah.
Momen Lebaran ini digunakan masyarakat untuk berkumpul bersama keluarga dan berziarah ke makam.
Dari pantauan di lokasi pada pukul 13.57 WIB, antrean kendaraan para peziarah memadati jalan sekitar TPU Karet hingga karet Bivak. Meskipun begitu, arus lalu lintas di arah sebaliknya terpantau lengang.
Para peziarah silih datang bergantian ke TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat, Senin (31/3/2025). Foto: Alya Zahra/kumparan
Di depan pintu TPU Karet Bivak, para peziarah juga terus berdatangan. Terlihat kepadatan lalu lintas di depan jalan layang. Deretan mobil dan motor memenuhi area parkir di dalam makam dan depan pintu masuk.
Kepadatan arus lalu lintas mulai mengurai usai hujan deras yang sempat mengguyur sesaat.
Para peziarah silih datang bergantian ke TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat, Senin (31/3/2025). Foto: Alya Zahra/kumparan
Tak ada antrean kendaraan di sepanjang Jalan K.H Mas Mansyur pada pukul 15.09 WIB.
Para pengemudi dapat memacu kendaraan hingga 60 km/jam. Sementara para peziarah masih terus berdatangan.
Para peziarah silih datang bergantian ke TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat, Senin (31/3/2025). Foto: Alya Zahra/kumparan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar