terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download

>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:

Kemenkeu Catat Penerima Pensiun ASN, TNI dan Polri Naik 116 Ribu Setiap Tahun - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Kemenkeu Catat Penerima Pensiun ASN, TNI dan Polri Naik 116 Ribu Setiap Tahun
Feb 6th 2025, 13:00, by Abdul Latif, kumparanBISNIS

Ilustrasi Aparatur Sipil Negara (ASN). Foto: Shutter Stock
Ilustrasi Aparatur Sipil Negara (ASN). Foto: Shutter Stock

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat rata-rata jumlah penerima pensiun Aparat Sipil Negara (ASN), TNI dan Polri naik sebanyak 3,1 persen atau 116 ribu jiwa setiap tahunnya.

Dirjen Perbendaharaan (DJPb) Kemenkeu Astera Primanto Bhakti memproyeksi pada 2029 nanti akan ada 4,2 juta penerima pensiun ASN, TNI dan Polri.

"Di tahun 2029 diperkirakan akan mencapai 4,2 juta penerima pensiun, dan kalau kita lihat di sini rata-rata ini kenaikannya sekitar 3,1 persen per tahun," kata Astera dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi XI DPR RI, Kamis (6/2).

Dalam paparan Astera dijelaskan, rata-rata kenaikan jumlah penerima pensiun sebanyak 3,1 persen tersebut setara dengan 116 ribu jiwa.

Kenaikan jumlah penerima pensiun ini, menurut Astera membuat pemerintah harus memutar otak agar bisa terus membiayai pensiunan. Sementara, selama ini masih dibayarkan oleh pemerintah.

Dia melihat ada potensi memanfaatkan Akumulasi Iuran Pensiun (AIP) untuk turut patungan membiayai pensiunan ASN, TNI dan Polri.

"Dan di undang-undang ASN ini sudah mulai ada dana dari AIP yang bisa kita gunakan untuk membayar sebagian selain yang ada dari pemerintah," jelas Astera.

Dalam paparan Astera, jumlah penerima pensiun pada 2020 sebanyak 3,26 juta jiwa, naik pada 2021 menjadi 3,33 juta jiwa, 2022 3,42 juta jiwa, lalu 2023 menjadi 3,55 juta jiwa dan 2024 sebanyak 3,65 juta jiwa.

Lalu pada 2025 diproyeksi capai 3,76 jiwa, 2026 diproyeksi 3,87 juta jiwa, 2027 diproyeksi 4 juta jiwa, 2028 4,12 juta jiwa dan 2029 4,25 juta jiwa.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar: