terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
Moms, Waspadai Gejala TBC pada Anak Sebelum Terlambat! - my blog
Jan 24th 2025, 14:19, by Eka Nurjanah, kumparanMOM
Ilustrasi anak sesak, TBC. Foto: umarazak/Shutterstock
Tuberkulosis (TBC) merupakan infeksi bakteri yang dapat menyebabkan gejala seperti batuk, demam, dan penurunan berat badan. TBC dapat menyerang siapa saja, termasuk anak-anak. Nah, TBC pada anak dapat berbahaya karena sistem kekebalan tubuh mereka belum berkembang maksimal.
Tanggapan Dokter soal TBC pada Anak
Dokter Spesialis Anak, dr. Reza Abdussalam, Sp.A, mengatakan, TBC adalah penyakit yang disebabkan oleh mycobacterium tuberculosis. Bakteri ini menyerang organ paru-paru manusia.
"Anak-anak usia kurang dari 5 tahun merupakan kelompok yang rentan tertular penyakit TBC," kata dr. Reza kepada kumparanMOM, Rabu (22/1).
Ilustrasi Anak TBC Foto: Shutterstock
Di sisi lain, TBC ini dapat menular dari satu anak ke anak lainnya. Bakteri mycobacterium tuberculosis menular dari satu orang ke orang lainnya melalui droplet, ketika orang tersebut batuk, bersin, berbicara ataupun tertawa.
Lantas, Bagaimana Bila Anak Kontak Langsung dengan Orang dengan TBC?
Ada tiga skenario yang terjadi pada anak yang sempat kontak dengan pasien TBC. Tiga hal tersebut adalah:
-Pertama, anak tidak sakit TBC karena imun tubuh bisa memusnahkan kuman TBC. Hal ini ditandai dengan klinis yang baik serta tes mantoux yang negatif.
-Kedua, TB Laten, di mana kuman TBC ada di tubuh tetapi dipagari oleh imun tubuh sehingga anak tidak bergejala. Akan tetapi, hasil mantoux positif dan hasil dahak biasanya tidak ditemukan kuman TBC.
Ilustrasi anak sakit pakai masker. Foto: Shutter Stock
-Ketiga, anak turut terinfeksi TBC karena sistem imun tubuh tidak bisa melawan bakteri TBC. Anak kemudian tampak bergejala, kemudian hasil mantoux positif dan ditemukan kuman di dahaknya.
Gejala TBC yang Perlu Diwaspadai Orang Tua
Lalu, bagaimana orang tua bisa mengenali anak yang terinfeksi TBC? Ada beberapa gejala TBC yang dapat dilihat dan dikenali orang tua, yakni:
-Demam lebih dari 2 pekan tanpa sebab yang jelas
-Batuk lebih dari 2 pekan. Anak tetap batuk walaupun sudah mendapat pengobatan
-Anak tampak lesu dan tidak aktif seperti biasanya
Ilustrasi anak sakit pakai masker. Foto: Shutter Stock
-Adanya pembesaran kelenjar getah bening di leher
-Berat badannya turun atau stagnan selama 2 bulan
"Untuk anak dengan sakit TBC diberikan obat TBC biasanya sekitar 6 bulan dan kadang bisa lebih, tergantung dari jenis organ yang terkena. Sedangkan untuk anak, dengan TB Laten, bisa diberikan Terapi Pencegahan TBC (TPT). Pengobatan berkisar 3 sampai 6 bulan tergantung dari jenis regimen," tutup dr. Reza.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar