terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download

>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:

Menkes soal Kasus Koas: Sistem Pendidikan Kedokteran Harus Diberesin - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Menkes soal Kasus Koas: Sistem Pendidikan Kedokteran Harus Diberesin
Dec 16th 2024, 17:25, by Wisnu Prasetiyo, kumparanNEWS

Menkes Budi Gunadi Sadikin memberikan keterangan pers usai penyerahan Surat Selesai Adaptasi dan STR Seumur Hidup kepada 7 dokter spesialis WNI lulusan luar negeri, di Ditjen Tenaga Kesehatan Kemenkes, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (16/12). Foto: Fadhil Pramudya/kumparan
Menkes Budi Gunadi Sadikin memberikan keterangan pers usai penyerahan Surat Selesai Adaptasi dan STR Seumur Hidup kepada 7 dokter spesialis WNI lulusan luar negeri, di Ditjen Tenaga Kesehatan Kemenkes, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (16/12). Foto: Fadhil Pramudya/kumparan

Menkes Budi Gunadi Sadikin berbicara mengenai sejumlah kasus viral terkait pendidikan dokter di Indonesia. Dari kasus penganiayaan oleh Fadillah alias Datuk (37 tahun) terhadap dokter koas bernama Muhammad Luthfi di Palembang hingga bullying dokter Aulia di Undip Semarang.

"Itu adalah contoh yang sangat buruk-lah dari sistem pendidikan kedokteran kita. Hal-hal seperti itu, kan, harusnya enggak terjadi," ujar Budi kepada wartawan, di Ditjen Tenaga Kesehatan Kemenkes, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (16/12).

"Dan itu merupakan satu rangkaian dari, termasuk yang bullying-nya, orang yang di-bully jadi enggak suka, dia balas pukulan dengan tindakan yang menurut saya sangat tidak benar, ya ini karut-marut yang harus dibersihkan," jelas dia.

Kasus Aulia juga sempat ramai dan menjadi sorotan usai ia diduga bunuh diri di kosannya pada Senin (12/8) karena tak kuat di-bully seniornya.

"Itu adalah contoh yang sangat tidak baik menurut saya, sama buruknya dengan yang bully di Semarang," kata Budi.

Ilustrasi dokter. Foto: Andrei_R/Shutterstock
Ilustrasi dokter. Foto: Andrei_R/Shutterstock

Menurut Menkes, sistem pendidikan kedokteran itu harus diperbaiki dari akarnya.

"Itulah yang harus diberesin, supaya sistem pendidikan kedokteran kita, dan sistem pendidikan dokter spesialis kita itu lebih bernorma, supaya jangan terjadi hal-hal yang sedih sekali itu, sampai bisa terjadi di sistem pendidikan," ucapnya.

Menurutnya, perlu adanya aturan yang jelas dalam program pendidikan kedokteran di Indonesia. Hal tersebut agar kejadian serupa tak terulang lagi.

"Menurut saya harus ada aturan yang jelas, bekerja itu seperti apa, aturannya seperti apa, yang boleh apa, dan itu harus sesuai dengan baik regulasi yang ada, maupun etika norma yang berlaku, yang ada," katanya.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar: