terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download

>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:

Perintah KSAD Maruli soal 33 TNI Diduga Serang Warga Deli Serdang: Usut Tuntas - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Perintah KSAD Maruli soal 33 TNI Diduga Serang Warga Deli Serdang: Usut Tuntas
Nov 10th 2024, 18:32, by Mirsan Simamora, kumparanNEWS

Kepala Staf TNI Angkatan Darat, Jenderal TNI Maruli Simanjuntak saat diwawancarai wartawan di Lapangan Mabes TNI AD, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (22/7/2024). Foto: Fadlan Nuril Fahmi/kumparan
Kepala Staf TNI Angkatan Darat, Jenderal TNI Maruli Simanjuntak saat diwawancarai wartawan di Lapangan Mabes TNI AD, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (22/7/2024). Foto: Fadlan Nuril Fahmi/kumparan

KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak merespons kasus 33 anggota TNI dari Armed 2/Kilap Sumagan diduga melakukan penyerangan terhadap warga Desa Selamat, Kecamatan Sibiru-biru, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut). Dalam insiden itu, 1 orang tewas dan 8 orang luka-luka.

Maruli memerintahkan kasus tersebut diusut tuntas. Ia meminta para pelaku yang terlibat harus bertanggungjawab.

"Perintah dari diusut sampai tuntas, pelaku harus bertanggung jawab," kata Maruli kepada kumparan, Minggu (10/11).

Pomdam I Bukit Barisan saat ini telah memeriksa 33 anggota TNI tersebut. Namun identitasnya belum diungkap.

Selain itu, Pangdam Bukit Barisan Mayjen Mochammad Hasan juga telah menjenguk para korban luka.

"Terakhir, Bapak Pangdam sudah melihat dan bertemu korban luka-luka," ujar Kapendam I Bukit Barisan Kol. Inf. Doddy Yudha dalam jumpa pers.

Sementara itu, Kapolres Deli Serdang Kombes Pol Raphael Shandy menuturkan, dari informasi yang diterimanya, insiden penyerangan dilatarbelakangi saling ejek antar warga dan personel TNI.

"Ya, kalau info yang saya dapat sebetulnya ada permasalahan antara dengan saling ejek," kata Raphael.

"Kemudian melebar mencari masyarakat tersebut, mencari beberapa orang masyarakat tersebut, terus, ya, setelah itu karena mungkin belum ketemu ataupun bagaimana, ya, akhirnya mereka datang beramai-ramai melakukan tindakan [itu]" jelasnya.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar: