terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download

>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:

Mu'ti soal Evaluasi Zonasi: Sekolah Tempat Bertemu Murid Berbagai Latar Belakang - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Mu'ti soal Evaluasi Zonasi: Sekolah Tempat Bertemu Murid Berbagai Latar Belakang
Nov 11th 2024, 11:06, by Wisnu Prasetiyo, kumparanNEWS

Mendikdasmen, Abdul Mu'ti di acara Rapat Koordinasi Evaluasi Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah di Sheraton Hotel Gandaria, Jakarta, Senin (11/11/2024). Foto: Luthfi Humam/kumparan
Mendikdasmen, Abdul Mu'ti di acara Rapat Koordinasi Evaluasi Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah di Sheraton Hotel Gandaria, Jakarta, Senin (11/11/2024). Foto: Luthfi Humam/kumparan

Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan, sistem zonasi menjadi salah satu kebijakan yang dibahas untuk dievaluasi dalam Rapat Koordinasi Pendidikan Dasar dan Menengah. Menurutnya, sistem zonasi harus dievaluasi dan harus sesuai dengan spirit yang mau dikejar.

"Banyak hal yang memang harus kita lihat kembali dalam kebijakan itu tetapi yang ingin kami tegaskan pada kesempatan ini terkait dengan zonasi pada khususnya tentu ada spirit dan filosofi yang mendasarinya," kata Mu'ti

Kata dia, zonasi menjadi kebijakan yang diterapkan sebelumnya untuk memastikan setiap anak Indonesia mendapatkan pelayanan pendidikan yang bermutu. Dengan catatan, tidak jauh dari tempat tinggal mereka.

"Selain itu, zonasi yang di situ terdiri atas murid-murid dari berbagai kelas sosial juga dimaksudkan agar terjadi proses integrasi sosial di antara para murid di lingkungan atau di wilayah tertentu," tutur dia.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti menyampaikan materi saat mengajar di SDN 59 Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (1/11/2024). Foto: ANTARA FOTO/Nova Wahyudi
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti menyampaikan materi saat mengajar di SDN 59 Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (1/11/2024). Foto: ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

Menurutnya, sekolah semestinya menjadi tempat pertemuan murid dari berbagai latar belakang. Sehingga ke-Indonesia-an itu muncul.

"Sekolah adalah tempat di mana terjadi pertemuan murid dari berbagai macam latar belakang atau menjadi tempat terjadinya meeting point tapi juga menjadi tempat di mana ke-Indonesia-an dan kepribadian mereka berkembang," tutur dia.

Ia melanjutkan, sekolah dalam hal ini berfungsi sebagai proses pelayanan pendidikan yang memungkinkan terbangunnya keIndonesiaan tanpa meninggalkan identitas kepribadian mereka.

"Sekolah menjadi tempat terjadinya melting point yang dengan itu maka kita memiliki integrasi yang kuat di antara anak-anak bangsa. Kekuatan kita sebagai bangsa tentu ditentukan oleh bagaimana kohesivitas sosial dan integritas serta integrasi sosial itu terbangun dengan sebaik-baiknya," katanya.

"Karena itu maka evaluasi ini kami selenggarakan sebagai upaya untuk mendapatkan masukan-masukan yang bermakna, masukan-masukan penting dari pengalaman Bapak-Ibu sekalian, para kepala dinas pendidikan yang berkecimpung langsung," tutup dia.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar: