terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download

>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:

Wall Street Naik Usai Ketegangan Trump vs Uni Eropa Mereda - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Wall Street Naik Usai Ketegangan Trump vs Uni Eropa Mereda
Jun 2nd 2025, 07:33 by kumparanBISNIS

Ilustrasi Wall Street. Foto: Shutterstock
Ilustrasi Wall Street. Foto: Shutterstock

Wall Street tercatat mengalami kenaikan secara mingguan bahkan lonjakan bulanan tertinggi sejak akhir 2023 pada pekan lalu waktu Amerika Serikat. Kenaikan ini dipicu oleh meredanya ketegangan perang dagang antara AS dan Uni Eropa.

Sentimen positif terjadi pada Wall Street secara akumulatif usai Presiden Donald Trump menunda rencana penerapan tarif terhadap impor dari Uni Eropa. Fokus investor kemudian beralih ke laporan keuangan perusahaan pembuat chip kecerdasan buatan, Nvidia, yang mencatatkan hasil lebih baik dari perkiraan pada pertengahan pekan.

Namun, pasar sempat terguncang setelah Pengadilan Perdagangan Internasional AS secara tak terduga membatalkan tarif "Liberation Day" yang diterapkan oleh Trump. Hal ini memicu drama hukum, di mana pengadilan banding kemudian sempat mengembalikan pemberlakuan tarif tersebut secara sementara.

Trump pada Jumat juga menyatakan bahwa China telah melanggar perjanjian dengan AS untuk saling mencabut tarif dan pembatasan perdagangan atas mineral-mineral penting. Ia juga mengeluarkan ancaman terselubung untuk bersikap lebih keras terhadap China.

"Ini memang minggu yang luar biasa. Dalam empat hari saja, kita sudah mendapat versi singkat dari apa yang kita alami sepanjang bulan ini—yaitu tarik ulur antara kekuatan yang mendorong pasar naik tahun lalu, yaitu saham teknologi dan AI, dan tantangan dari kebijakan tarif pemerintahan yang terus membayangi," kata Mark Malek, Chief Investment Officer di Siebert dikutip dari Reuters, Senin (2/5).

Meski begitu, sejumlah saham jumbo tercatat melemah pada Jumat (30/45), membuat indeks S&P 500 dan Nasdaq juga berakhir merah karena saham-saham sektor teknologi, energi, dan konsumsi turun. Namun, indeks Dow Jones berhasil menghapus kerugian awal dan ditutup menguat.

Presiden AS Donald Trump memberi isyarat saat menaiki Air Force One di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, 16 Mei 2025. Foto: REUTERS/Brian Snyder
Presiden AS Donald Trump memberi isyarat saat menaiki Air Force One di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, 16 Mei 2025. Foto: REUTERS/Brian Snyder

Meski begitu, ketiga indeks utama AS tetap mencatatkan kenaikan baik secara mingguan maupun bulanan. S&P 500 dan Nasdaq bahkan membukukan kenaikan bulanan tertinggi sejak November 2023.

Dow Jones Industrial Average naik 0,13 persen ke 42.270,07, S&P 500 turun tipis 0,01 persen ke 5.911,69, Nasdaq Composite turun 0,32 persen ke 19.113,77

Di Eropa, indeks saham STOXX 600 naik 0,14 persen mencatat kenaikan mingguan dan menambah 4 persen sepanjang bulan Mei. Sementara itu, indeks saham MSCI Asia-Pasifik (di luar Jepang) naik 0,74 persen semalam, walau turun secara mingguan, namun naik hampir 5 persen sepanjang Mei—kenaikan bulanan terbesar sejak September 2024.

Indeks global utama MSCI (MSCI World Index) ditutup turun tipis 0,07 persen ke 879,63, tetapi tetap menguat 1,32 persen dalam sepekan dan naik 5,53 persen sepanjang bulan—kenaikan bulanan terbesar sejak November 2023.

"Kami awalnya mengira pasar sudah kebal terhadap isu tarif dan sebagian besar sudah diperhitungkan, tapi ternyata belum," tambah Malek.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar: