terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
PVMBG Pastikan Jalan Tol dan Rel KA Aman dari Dampak Tanah Bergerak Purwakarta - my blog
Kepala PVMBG, Hadi Wijaya (kanan), didampingi Kepala BPBD Purwakarta, Heryadi Erland. Dok. kumparan
Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana (PVMBG), Dr. P. Hadi Wijaya, memastikan pergerakan tanah di perkampungan Desa Pasirmunjul, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta, tidak akan menyasar ke arah jalan tol maupun rute rel kereta api (KA).
Menurutnya, arah pergeseran tanah lebih menuju ke arah timur laut dan tidak bersinggungan dengan Jalan Tol Cipularang.
"Ini jarak sekitar 1 kilometer dari jalan tol, tapi arah longsorannya itu bergerak ke arah timur dan timur laut, jadi saya kira ini relatif aman dari informasi awal, namun kami masih perlu melakukan penelitian, penyelidikan di sekitar jalan tol," kata Hadi ditemui di posko pengungsian warga terdampak di Desa Pasirmunjul, Kamis (19/6).
PVMBG memastikan dampak pergerakan tanah ini secara otomatis tidak akan berdampak luas ke rute rel KA karena jaraknya cukup jauh dari titik kejadian.
"Ke rel KA jaraknya lebih jauh lagi, dari jalan tol saja kami hitung perkiraan jaraknya sampai 3,5 kilometer," ujar Hadi.
Tanah bergerak akibat dua faktor
Lokasi tanah bergerak di Kampung Cigintung, Purwakarta, pada Kamis (19/6/2025). Foto: Dok. kumparan
Dari hasil analisis tim PVMBG selama empat hari terakhir, Hadi menyebut faktor utama penyebab pergeseran tanah diakibatkan dua hal, yakni faktor geologi dan curah hujan.
"Faktor geologinya itu karena di lapisan atas itu aluvium vulkanik tua yang batuannya adalah batu pasir tufan pasir tufaan (tuffaceous sandstone). Jadi memang lepas-lepas kalau kering," kata Hadi.
"Nah di bawahnya itu adalah formasi Jatiluhur yang kedap air karena batuannya batu lempung. Artinya dua satuan detologi ada bidang gelincirnya, makanya kenapa pergerakannya relatif luas dan cukup jauh," tutur dia.
Lokasi tanah bergerak di Kampung Cigintung, Desa Pasirmunjul pada Kamis (19/6/2025). Foto: Dok. kumparan
Bencana alam tanah bergerak di Kampung Cigintung dan Sukamulya, Desa Pasirmunjul, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, terjadi pada Rabu (11/6) malam sekitar pukul 20.50 WIB.
BPBD Jawa Barat memaparkan ada 69 bangunan rumah rusak berat, termasuk jalanan dan sebuah masjid.
Sementara itu, warga yang tinggal di sekitar lokasi kejadian telah dievakuasi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar