terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
Israel Serang Lapangan Gas Terbesar Dunia, Iran Hentikan Sebagian Produksi - my blog
Asap membumbung tinggi setelah ledakan di Teheran, Iran, Jumat (13/6/2025). Foto: Vahid Salemi/AP Photo
Iran telah menghentikan sebagian produksi gas di lapangan gas terbesar di dunia, South Pars, setelah serangan Israel menyebabkan kebakaran di sana pada Sabtu (14/6) waktu setempat.
Dikutip dari Reuters, Minggu (15/6), ini menjadi serangan Israel pertama terhadap sektor minyak dan gas (migas) di Iran. Iran merupakan salah satu produsen migas terbesar dunia dan termasuk dalam Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak Bumi (OPEC).
Iran berbagi lapangan gas South Pars dengan Qatar. Serangan terhadap lapangan gas tersebut menandai eskalasi besar dalam konflik Israel dan Iran, yang telah mendorong harga minyak naik 9 persen pada Jumat, meskipun Israel tidak membidik migas Iran pada hari pertama serangannya.
Israel melancarkan serangan udara terhadap Iran pada Jumat, menewaskan komandan dan ilmuwan serta mengebom lokasi nuklir dalam upaya untuk menghentikan Iran membangun senjata atom.
Petugas pemadam kebakaran bekerja di lokasi bangunan yang rusak setelah serangan Israel, di Teheran, Iran, Jumat (13/6/2025). Foto: Majid Asgaripour / WANA / via REUTERS
Lapangan South Pars terletak di lepas pantai provinsi Bushehr selatan Iran dan bertanggung jawab atas bagian terbesar produksi gas di Iran, produsen gas terbesar ketiga di dunia setelah Amerika Serikat dan Rusia.
Kementerian perminyakan Iran menyebutkan serangan itu menyebabkan kebakaran, yang telah berhasil dipadamkan. Kebakaran terjadi di salah satu dari empat unit Fase 14 South Pars, yang menghentikan produksi 12 juta meter kubik gas.
Iran memproduksi sekitar 275 miliar meter kubik (bcm) gas per tahun atau sekitar 6,5 persen dari produksi gas global, dan mengonsumsinya di dalam negeri karena tidak dapat mengekspor gas karena sanksi.
Iran berbagi ladang tersebut dengan Qatar, yang menyebut lapangan tersebut sebagai North Field. Qatar memproduksi 77 juta ton gas alam cair dari ladang tersebut dengan bantuan perusahaan-perusahaan global besar seperti Exxon dan Shell dan memasok gas tersebut ke Eropa dan Asia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar