terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
Peserta UTBK di Undip Ketahuan Curang, Sembunyikan Kamera di Jilbab - my blog
Seorang peserta Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2025 yang digelar di Kampus Universitas Diponegoro (Undip), Kota Semarang, Jawa Tengah, diduga curang. Peserta tersebut membawa alat komunikasi yang disembunyikan di balik kerudungnya.
Identitas perempuan tersebut belum diungkap. Dugaan kecurangan itu terkuak pada Minggu (27/4) di Fakultas Sains dan Matematika Undip Tembalang yang menjadi tempat UTBK.
"Satu peserta teridentifikasi ada metal yang dibawa saat diperiksa menggunakan metal detector, kejadiannya sebelum masuk ujian," ungkap Wakil Rektor I Akademik dan Kemahasiswaan Undip Prof. Heru Susanto, Rabu (30/4).
Petugas kemudian menemukan kamera dan ponsel dipasang di ciput (penutup rambut), transmiter diduga dipasang di kuncir rambut dan alat bantu dengar (ukuran sangat kecil) dipasang di telinga.
"Data-datanya betul, tapi membawa peralatan-peralatan tadi. Peralatan kita sita, akan dikirim ke panitia pusat," sebut dia.
Foto bukti kecurangan salah satu peserta yang mengikuti UTBK di kampus Undip. Foto: Dok. Istimewa
Terkait sanksi terhadap kecurangan itu, pihaknya menyebut merupakan kewenangan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi.
"Semua kewenangannya ada di pusat (Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi)," imbuh Heru.
Sementara itu, Koordinator Pelaksana Pusat UTBK Undip Paramita Prananingtyas menegaskan, pengawasan secara ketat dilakukan terhadap seluruh peserta ujian.
"Jumlahnya (metal detector) disesuaikan dengan jumlah ruangannya, ada 68 ruangan (yang digunakan) metal detectornya juga 68," kata Paramita.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar