terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
Polrestabes Semarang Buka Penitipan Kendaraan Selama Mudik Lebaran - my blog
Mar 18th 2025, 12:48, by Rini Friastuti, kumparanNEWS
Kapolrestabes Semarang Kombes M Syahduddi, bersilaturahmi dengan warga di Tambora. Foto: Dok. Istimewa
Polrestabes Semarang membuka penitipan kendaraan bermotor bagi warga Kota Semarang yang berniat mudik dan meninggalkan kendaraannya. Syaratnya, masyarakat cukup menunjukkan bukti kepemilikan.
"Menjamin rasa aman dan tenang masyarakat kami gunakan kantor kepolisian baik di Polres atau Polsek untuk menjaga dan amankan dan terima titipan kendaraan bermotor. Kami amankan 24 jam gratis," ujar Kapolrestabes Semarang, Kombes M Syahduddi, Selasa (18/3).
Ia menyebut, masyarakat cukup melampirkan bukti kepemilikan saat menitipkan kendaraannya. Kemudian ketika akan diambil masyarakat juga cukup menunjukkan surat bukti kepemilikan.
"Syaratnya cukup lampirkan STNK atau bukti kepemilikan kendaraan bermotor. Kami data dan kami jaga," jelas dia.
Ia juga menegaskan, polisi akan gencar melakukan patroli karena banyak warga yang mudik. Masyarakat bisa menghubungi 110 atau aplikasi Libas untuk mengabarkan tempat tinggalnya sedang ditinggal mudik.
"Kami gencar patroli di rumah kosong warga yang nantinya akan ditinggal aktivitas mudik," tegas dia.
Selain itu, masyarakat juga bisa menghubungi layanan call 110 untuk melapor jika ada kejahatan atau ada aksi premanisme.
"Kami buka kanal laporan pengaduan baik melalui saluran telepon 110 atau aplikasi Libas. Silakan warga masyarakat Semarang jika sekiranya menemukan, melihat atau mengalami adanya aksi premanisme kepada warga masyarakat, terhadap pengusaha, atau warga lain silakan lapor, akan kami tindak lanjuti," kata Syahduddi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar