terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download

>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:

Buntut 3 Polisi Ditembak di Lampung, Kapolri-Panglima TNI Gelar Video Conference - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Buntut 3 Polisi Ditembak di Lampung, Kapolri-Panglima TNI Gelar Video Conference
Mar 18th 2025, 12:48, by Reza Aditya Ramadhan, kumparanNEWS

Menko Polkam Budi Gunawan memberikan keterangan pers terkait pemulangan warga negara Indonesia (WNI) korban Tindak Pidana Perdangan Orang (TPPO) di Terminal 3 VIP Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (18/3/2025). Foto: ANTARA FOTO/POOL/Muhammad Iqbal
Menko Polkam Budi Gunawan memberikan keterangan pers terkait pemulangan warga negara Indonesia (WNI) korban Tindak Pidana Perdangan Orang (TPPO) di Terminal 3 VIP Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (18/3/2025). Foto: ANTARA FOTO/POOL/Muhammad Iqbal

Menteri Koordinator Bidang Politik, dan Keamanan (Menkopolkam) Budi Gunawan menyebut Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto sedang melakukan video conference.

Video conference itu dilakukan buntut tiga anggota Polres Way Kanan yang tewas ditembak saat menggerebek lokasi judi sabung ayam di Kampung Karang Manik, Kecamatan Negara Batin, Kabupaten Way Kanan, Lampung.

"Hari ini Panglima, Kapolri, melakukan video conference, pada seluruh jajaran, dalam rangka itu semua. Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Yang kedua, meningkatkan solidaritas TNI dan Polri," kata Budi Gunawan (BG) di Terminal 3 VIP, Bandara Soetta, Tangerang, Selasa, (18/3).

Seorang oknum TNI yang diduga penembak tiga polisi itu telah ditangkap.

Anggota TNI pelaku penembakan Kapolsek dan 2 anggota di Lampung saat grebek sabung ayam. Foto: Dok. Istimewa
Anggota TNI pelaku penembakan Kapolsek dan 2 anggota di Lampung saat grebek sabung ayam. Foto: Dok. Istimewa

BG mengatakan, oknum pelaku penembakan tersebut melindungi kejahatan, bahkan memiliki arena sabung ayam. Padahal, hal itu dilarang secara pidana di Indonesia.

"Oknum tersebut melindungi kejahatan, bahkan memiliki arena sabung ayam. Sehingga, kita meminta terhadap oknum yang melakukan penembakan terhadap pada anggota agar dilakukan proses hukum secara transparan," ujar eks Wakapolri ini.

Tembakan di Kepala

Tiga anggota Polres Way Kanan Lampung tewas saat menggerebek judi sabung ayam di Kampung Karang Manik, Kecamatan Negara Batin, Kabupaten Way Kanan, Senin (17/3) pukul 16.50 WIB. Mereka yang tewas adalah Iptu Lusiyanto (Kapolsek, Bripka Petrus dan Bripda Ghalib.

3 Polisi Lampung tewas ditembak oknum TNI saat membubarkan sabung ayam, Senin (17/3/2025). Foto: Instagram/Humas Polda Lampung
3 Polisi Lampung tewas ditembak oknum TNI saat membubarkan sabung ayam, Senin (17/3/2025). Foto: Instagram/Humas Polda Lampung

Iptu Lusiyanto merupakan Kapolsek Negara Batin Polres Way Kanan. Ia dan dua polisi lainnya tewas ditembak dengan luka di kepala.

Oknum TNI penembak 3 polisi di Way Kanaan, Lampung, ditangkap. Kapendam II/Sriwijaya Kolonel Inf Eko Syah Putra Siregar hingga saat masih belum mengungkap identitas oknum TNI itu.

"Hasil investigasi belum ada, proses investigasi masih berlangsung," ujar dia dalam keterangannya, Selasa (18/3).

Eko juga belum mendetailkan siapa penembaknya di kasus itu. Termasuk, senjata jenis apa dan diperoleh dari mana.

"Siapa penembaknya? Senjata apa, diperoleh dari mana, rakitankah, dan sebagainya, menunggu investigasi," ujar dia.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar: