terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download

>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:

Alasan Joko Anwar Garap Film Pengepungan di Bukit Duri - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Alasan Joko Anwar Garap Film Pengepungan di Bukit Duri
Mar 7th 2025, 17:00, by Giovanni, kumparanHITS

Sutradara film Joko Anwar dalam Roundtable Interview film Pengepungan Di Bukit Duri, kantor Come and See Pictures, Cipete, Jakarta Selatan, Selasa (4/3/2025).  Foto: Giovanni/kumparan
Sutradara film Joko Anwar dalam Roundtable Interview film Pengepungan Di Bukit Duri, kantor Come and See Pictures, Cipete, Jakarta Selatan, Selasa (4/3/2025). Foto: Giovanni/kumparan

Joko Anwar ungkap alasan dirinya menggarap film Pengepungan di Bukit Duri. Joko mengatakan tujuannya membuat film itu agar orang-orang punya kepedulian besar terhadap situasi Indonesia.

"Jadi, kita membuat film ini untuk orang-orang yang punya concern dengan situasi Indonesia. Karena kita tinggal di Indonesia yang kita rasakan kekacauan, semrawut banget, tapi bukan seraya membuat orang takut tahun 2027 akan tambah kacau, enggak," kata Joko Anwar di kantor Come and See, Cipete, Jakarta Selatan, belum lama ini.

Tahun 2027 yang disebut oleh Joko merupakan latar waktu dalam film Pengepungan di Bukit Duri. Digambarkan bahwa situasi di Indonesia sedang bergejolak. Kondisi masyarakat berada di ambang kehancuran akibat diskriminasi dan kebencian rasial.

Sutradara film Joko Anwar dalam Roundtable Interview film Pengepungan Di Bukit Duri, kantor Come and See Pictures, Cipete, Jakarta Selatan, Selasa (4/3/2025).  Foto: Giovanni/kumparan
Sutradara film Joko Anwar dalam Roundtable Interview film Pengepungan Di Bukit Duri, kantor Come and See Pictures, Cipete, Jakarta Selatan, Selasa (4/3/2025). Foto: Giovanni/kumparan

Harapan Besar Joko Anwar dalam Film Pengepungan di Bukit Duri

Joko Anwar menulis skenario film Pengepungan di Bukit Duri pada 2007 lalu. Sutradara berusia 49 tahun itu berharap kondisi yang ia tuliskan dalam film itu bisa berubah seiring berjalannya waktu.

"Tahun 2007 aku bikin skenario itu dengan harapan, mungkin setahun lagi sudah enggak ada, dua tahun lagi enggak ada," tutur Joko.

Namun, Joko mengatakan, isu dalam film Pengepungan di Bukit Duri yang ia tulis pada 2007 lalu masih terjadi hingga kini. Film ini mengangkat banyak isu sosial, seperti kegagalan sistem pendidikan, kekerasan di lingkungan sekolah, dan diskriminasi yang kerap terjadi di masyarakat.

"Miris, jadi isunya dari tahun 2007 ke 2024, kita merasa setiap kali ada harapan kita merasa lebih progresif sebagai bangsa, mungkin lebih sedikit korupsinya, lebih jauh dari budaya kekerasan, tapi kan ternyata enggak," ucap Joko.

Endy Arfian, Omara Esteglhal, Hana Malasan, Morgan Oey, Satine Zaneta, Shindy Huang, dalam dalam Roundtable Interview film Pengepungan Di Bukit Duri, kantor Come and See Pictures, Cipete, Jakarta Selatan, Selasa (4/3/2025).  Foto: Giovanni/kumparan
Endy Arfian, Omara Esteglhal, Hana Malasan, Morgan Oey, Satine Zaneta, Shindy Huang, dalam dalam Roundtable Interview film Pengepungan Di Bukit Duri, kantor Come and See Pictures, Cipete, Jakarta Selatan, Selasa (4/3/2025). Foto: Giovanni/kumparan

Proses syuting film Pengepungan di Bukit Duri dilakukan pada 2024 lalu. Film ini dibintangi oleh Morgan Oey, Hana Malasan, Omara Esteghlal, Fatih Unru, Endy Arfian, Satine Zaneta, Dewa Dayana, Fariz Fadjar, Florian Rutters, Farandika, Raihan Khan, dan Sandy Pradana.

Morgan memerankan karakter Edwin dalam film Pengepungan di Bukit Duri. Edwin digambarkan sebagai seorang guru pengganti di SMA Duri, sekolah khusus bagi siswa-siswi bermasalah.

Situasi semakin rumit ketika Edwin harus berjuang untuk bertahan hidup saat sekolah tempatnya mengajar tiba-tiba berubah menjadi arena pertarungan hidup dan mati. Film Pengepungan di Bukit Duri dijadwalkan tayang di bioskop pada 17 April 2025.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar: