terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download

>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:

AKBP Fajar Sadar Cabuli Anak di Bawah Umur dan Unggah Video ke Darkweb - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
AKBP Fajar Sadar Cabuli Anak di Bawah Umur dan Unggah Video ke Darkweb
Mar 17th 2025, 16:26, by Raga Imam, kumparanNEWS

Mantan Kapolres Ngada AKBP Fajar Widyadharma Lukman mengenakan baju tahanan dihadirkan saat konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta pada Kamis (13/3/2025). Foto: Abid Raihan/kumparan
Mantan Kapolres Ngada AKBP Fajar Widyadharma Lukman mengenakan baju tahanan dihadirkan saat konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta pada Kamis (13/3/2025). Foto: Abid Raihan/kumparan

Proses sidang etik eks Kapolres Ngada AKBP Fajar masih berjalan di Gedung TNCC, Mabes Polri, Jakarta, Senin (17/3). Dalam sidang yang menghadirkan ahli itu, Fajar disebutkan melakukan semua tindakan pelanggarannya secara sadar.

"Baik dari ahli maupun dari saksi, maupun dari time frame waktu untuk menjelaskan itu semua tadi. Kan kita bisa ngukur nih, time frame waktu kapan upload, kapan ngambil video atau tindakan-tindakan di luar itu, tapi masih berhubungan dengan itu," ujar Komisioner Kompolnas Choirul Anam kepada wartawan di Gedung TNCC, Mabes Polri, Jakarta.

"Saya pribadi menyimpulkan dilakukan dengan kesadaran. Dan kesadaran juga akan tanggung jawab. Nah, itu juga yang disimpulkan oleh ahli psikologis," sambungnya.

Lebih lanjut, Anam juga mengatakan dalam sidang itu turut dibahas kasus penyalahgunaan narkoba yang dilakukan Fajar.

"Terus juga soal narkoba juga begitu, yang ngecek urine dan sebagainya memastikan bahwa memang ada narkoba dalam tubuhnya pelanggar gitu ya," kata dia.

Komisioner Kompolnas Choirul Anam saat dijumpai jelang sidang etik Kapolres Ngada di TNCC Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (17/3/2025). Foto: Thomas Bosco/kumparan
Komisioner Kompolnas Choirul Anam saat dijumpai jelang sidang etik Kapolres Ngada di TNCC Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (17/3/2025). Foto: Thomas Bosco/kumparan

Anam enggan membeberkan hasil dari pemeriksaan ahli lebih jauh. Sebab, sidang sampai saat ini masih berlangsung dan akan ditutup dengan pembacaan tuntutan.

Meski demikian, dia menyebut akan terjadi pengembangan dalam kasus ini.

"Misalnya yang paling penting adalah jumlah hotel. Kalau sementara jumlah hotelnya yang dikenal satu, itu lebih dari satu. Yang kedua jumlah pertemuan, artinya jumlah peristiwa ya," ujarnya.

"Apakah ini melibatkan orang dewasa atau ke anak-anak juga berkembang. Nah, saya kira forum persidangan dengan mengeksplorasi di banyak aspek bisa ditunjukkan sampai sore ini," jelas Anam.

"Dan itu semakin meyakinkan kami yang di Kompolnas bahwa ujungnya nanti akan pemecatan dengan tidak hormat, pemberhentian dengan tidak hormat atau PTDH," tutupnya.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar: