terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download

>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:

Ruby Alamsyah Bikin IC4, Aplikasi untuk Cek dan Lapor Kejahatan Siber - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Ruby Alamsyah Bikin IC4, Aplikasi untuk Cek dan Lapor Kejahatan Siber
Feb 26th 2025, 17:13, by Kevin S Kurnianto, kumparanTECH

Ruby Alamsyah, Founder dan CEO PT Digital Forensic Indonesia (PT DFI), meluncurkan aplikasi IC4 yang dapat dimanfaatkan masyarakat dan korporasi untuk melaporkan kejahatan siber. Foto: Dok. PT DFI
Ruby Alamsyah, Founder dan CEO PT Digital Forensic Indonesia (PT DFI), meluncurkan aplikasi IC4 yang dapat dimanfaatkan masyarakat dan korporasi untuk melaporkan kejahatan siber. Foto: Dok. PT DFI

Perusahaan PT Digital Forensic Indonesia (DFI), yang dipimpin oleh pakar keamanan siber Ruby Alamsyah, meluncurkan aplikasi Indonesia Cyber Crime Combat Center (IC4) untuk membantu masyarakat mencegah dan menanggulangi berbagai bentuk kejahatan siber, termasuk penipuan online yang marak terjadi belakangan ini.

IC4, yang tersedia dalam format website maupun aplikasi, menyediakan berbagai fitur seperti Cek Data sebagai deteksi awal kejahatan online. Pengguna dapat mengecek email, link phishing, file/APK, rekening, pesan penipuan, nomor telepon, hingga profil fintech. Lewat IC4, pengguna juga bisa melaporkan kasus kejahatan online.

IC4 juga menampilkan artikel-artikel pakar yang mengulas tentang kejahatan siber, termasuk modus dan saran pencegahan.

Founder sekaligus CEO DFI, Ruby Alamsyah, mengatakan bahwa pihaknya tak hanya menargetkan segmen masyarakat sebagai pengguna dari IC4, tetapi juga segmen korporasi untuk memperkuat sistem keamanan digitalnya, terutama perusahaan yang memiliki klien atau pelanggan dalam jumlah besar.

IC4 dapat membantu korporasi meningkatkan keamanan digital di ekosistemnya, seperti melindungi nasabah atau pelanggan. - Ruby Alamsyah, Founder sekaligus CEO DFI -

Ruby juga berharap aplikasi ini dapat meningkatkan literasi digital bagi masyarakat, serta menciptakan ekosistem digital yang lebih aman.

Peluncuran IC4 dihadiri oleh Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria, Deputi III Bidang Keamanan Siber dan Sandi Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Badan Sandi dan Siber Negara (BSSN), Sulistyo. Turut hadir sejumlah pakar teknologi informasi dan keamanan siber, seperti Onno Widodo Purbo dan Gildas Deograt Lumy.

Nezar dan tim Komdigi mengapresiasi kehadiran IC4 yang membantu pemerintah dalam meningkatkan kesadaran keamanan siber di Indonesia, yang tengah menempuh perjalanan transformasi digital mengenai big data, AI, dan tentu saja keamanan digital.

Nezar mengatakan bahwa Indonesia harus menelan pil pahit dari bobolnya data pribadi publik yang disimpan di Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) pada Juni 2024. Ada reputasi yang runtuh di sana, sekaligus ada biaya besar yang harus dikeluarkan untuk melakukan perbaikan dan meningkatkan kembali reputasi pemerintah dalam mengelola data publik.

"IC4 merupakan sumbangsih dari ekosistem dalam memperkuat keamanan ruang digital di Indonesia. IC4 diharapkan dapat menjadi salah satu pilar dalam perlindungan atas kejahatan online bagi masyarakat secara luas," ujarnya.

Deputi Bidang Keamanan Siber dan Sandi Pemerintahan dan Pembangunan Manusia BSSN, Sulistyo (kiri), CEO PT Digital Forensic Indonesia, Ruby Alamsyah (tengah), dan Wakil Menteri Komdigi, Nezar Patria (kanan). Foto: Dok. PT DFI
Deputi Bidang Keamanan Siber dan Sandi Pemerintahan dan Pembangunan Manusia BSSN, Sulistyo (kiri), CEO PT Digital Forensic Indonesia, Ruby Alamsyah (tengah), dan Wakil Menteri Komdigi, Nezar Patria (kanan). Foto: Dok. PT DFI

Deputi Bidang Keamanan Siber dan Sandi Pemerintahan dan Pembangunan Manusia BSSN, Sulistyo, menambahkan, IC4 merupakan inisiasi yang positif dari ekosistem digital sebagai solusi yang akan membantu pemerintah meminimalisir risiko kejahatan siber.

"UU Keamanan dan Ketahanan Siber telah masuk Prolegnas DPR RI di era Presiden Prabowo Subianto. Kontribusi dari komunitas keamanan digital seperti aplikasi IC4 ini dapat menjadi bagian strategi keamanan siber nasional," ujarnya.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar: