terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download

>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:

Berduka, Kakak Marselino Ferdinan Kenang Bejo Sugiantoro saat di Persebaya - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Berduka, Kakak Marselino Ferdinan Kenang Bejo Sugiantoro saat di Persebaya
Feb 26th 2025, 13:19, by Masruroh, BASRA (Berita Anak Surabaya)

Oktafianus Fernando, pemain Persebaya sekaligus kakak kandung Marselino Ferdinan. Foto: Masruroh/Basra
Oktafianus Fernando, pemain Persebaya sekaligus kakak kandung Marselino Ferdinan. Foto: Masruroh/Basra

Jenazah legenda Persebaya Surabaya Bejo Sugiantoro telah dimakamkan, pada Rabu (25/2) sekitar pukul 09.00 di TPU Geluran, Sidoarjo. Kepergian sang legenda meninggalkan duka mendalam bagi sejumlah pemain Persebaya, salah satunya Oktafianus Fernando.

Kakak kandung pemain Timnas Indonesia, Marselino Ferdinan, itu tak kuasa menyembunyikan kesedihannya. Pasalnya, pria yang kerap disapa Opan ini mengaku mengenal Bejo sejak masih bergabung di Sekolah Sepak Bola (SSB) di Surabaya.

"Saya kan sejak kecil dan sama-sama alumni Indonesia Muda (IM). Sebelum masuk Persebaya junior, saya masuk IM dan dilatih Coach Bejo. Jadi memang banyak kenangan dan yang diberikan Coach Bejo pada saya," kenang pria berusia 31 tahun ini, Rabu (26/2).

"Yang pasti terpukul sekali lah karena kan kita akhirnya mau ingat kembali siapa Coach Bejo di sini. Pernah bekerja sama juga, jadi yang sangat kehilangan," imbuh Opan.

Opan lantas mengenang sosok Bejo Sugiantoro. Bagi ayah satu anak ini, Bejo merupakan sosok yang disiplin dan bertanggung jawab pada anak didiknya.

"Yang pasti kedisiplinannya, terus beliau legend di sini, memberikan kita masukkan, tanggung jawab. Banyak sih memang sampai saya juga nggak bisa berkata-kata cuma banyak mengingat lah momen waktu itu di sini," tutur Opan.

Setelah pensiun sebagai pemain sepak bola, Bejo Sugiantoro menempuh karier menjadi pelatih. Bejo tercatat menjadi bagian dari staf kepelatihan Persebaya mulai tahun 2018 hingga 2023.

Bejo Sugiantoro meninggal dunia pada Selasa (25/2) sore. Ayah dari pemain sepak bola Rachmat Irianto ini diduga mengalami serangan jantung saat bermain bola di lapangan SIER, Rungkut, Surabaya.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar: