terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
Dec 16th 2024, 11:18, by Aditya Pratama Niagara, kumparanOTO
Ilustrasi mobil hybrid. Foto: Fitra Andrianto/kumparan
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto akhirnya memastikan mobil hybrid mendapatkan insentif berupa Pajak Penjualan Barang Mewah yang Ditanggung Pemerintah atau PPNBM DTP.
Hal ini disampaikan dalam konferensi pers terkait Paket Stimulus Ekonomi untuk Kesejahteraan di Kemenko Perekonomian, Senin (16/12).
"Kemudian terkait dengan yang terbaru, PPNBM DTP untuk kendaraan hybrid, nah ini PPNBM hybrid, pemerintah memberikan diskon ataupun ditanggung pemerintah sebesar 3 persen," katanya.
Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid. Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan
Sebelumnya Airlangga juga mengatakan akan melanjutkan kebijakan stimulus untuk pembelian kendaraan listrik, baik statusnya yang masih impor utuh (CBU) atau sudah dirakit lokal (CKD).
"Melanjutkan kembali fasilitas untuk Kendaraan Listrik Berbasis Baterai atau EV, atas penyerahan roda empat berdasarkan TKDN dan masih dilanjutkan PPNBM DTP untuk EV, atas impor roda empat tertentu secara utuh CBU atau CKD," katanya.
Ilustrasi mobil hybrid. Foto: Lalandrew/Shutterstock
"Sesuai dengan program yang sudah berjalan, ini juga ada pembebasan bea masuk EV CBU," lanjutnya.
Ini sudah barang tentu menjawab kebutuhan berbagai pabrikan otomotif di Indonesia, yang mendorong pemerintah turut memberikan insentif untuk jenis elektrifikasi hybrid.
Selain sudah diproduksi lokal dan salah satu produk unggulan ekspor, mobil hybrid juga berkontribusi terhadap penurunan ketergantungan BBM lantaran konsumsi bahan bakar yang efisien.
Konsumsi BBM Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid sempat tembus 25 km/liter. Foto: Dok. kumparan
Di satu sisi ketika mode EV hidup, mobilitas kendaraan selayaknya mobil listrik yang berjalan tanpa mengeluarkan emisi.
"Sebagian memang menggunakan APBN sebagai instrumen untuk bisa menyelenggarakan berbagai paket kebijakan untuk menjaga daya beli masyarakat untuk kesejahteraan dan menstimulus perekonomian kita sehingga bisa tetap berjalan," imbuh Menteri Keuangan Sri Mulyani.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar