terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
Polisi Ungkap Penyebab Anak Bos Toko Roti di Cakung Aniaya Pegawai - my blog
Dec 15th 2024, 14:38, by Ahmad Romadoni, kumparanNEWS
Ilustrasi pemukulan. Foto: Dicky Adam Sidiq/kumparan
Seorang pria yang merupakan anak bos toko roti di Cakung, Jakarta Timur, menganiaya pegawai. Bahkan, pelaku sampai melempar kursi kepada korban.
Polisi sudah menerima laporan dari korban. Penyidik sudah memanggil sejumlah orang untuk dimintai keterangan, termasuk sang anak bos toko roti itu.
Dari hasil pemeriksaan sementara, pria itu menganiaya korban karena sakit hati.
"Sakit hati (motifnya). Karena korban tidak mau disuruh mengantar makanan," kata Kasi Humas Polres Jakarta Timur, AKP Lina Yuliana, melalui pesan singkat pada Minggu (15/12).
Potongan roti panggang terlihat di toko roti Bethel Brothers di Accra, Ghana. Foto: Francis Kokoroko/REUTERS
Lina mengatakan, sudah ada 4 orang yang diperiksa terkait kasus ini termasuk terlapor. Tapi, dia belum mengungkapkan status hukum terlapor saat ini, apakah sudah jadi tersangka atau belum.
"Kita sudah memintai keterangan 4 orang termasuk terlapor," ucap dia.
Peristiwa penganiayaan itu terjadi pada 17 Oktober 2024. Saat itu, pelaku yang mengenakan kaus biru dan celana pendek tiba-tiba datang ke toko dan memarahi pegawai.
Pelaku terlihat melempar kursi kepada korban berinisial DA (19). Pelaku juga memaki pegawai lainnya.
Video penganiayaan itu tersebar dan viral di media sosial. Dari video itu juga terlihat pelaku sesumbar kebal hukum.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar