terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download

>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:

Polisi Periksa Bidan dan Perawat RISJ Terkait Kasus Dugaan Bayi Tertukar - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Polisi Periksa Bidan dan Perawat RISJ Terkait Kasus Dugaan Bayi Tertukar
Dec 17th 2024, 13:36, by muhammad farhansyah, kumparanNEWS

Kapolres Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mendatangi lokasi ekshumasi bayi yang diduga tertukar di TPU Semper, Jakarta Utara, Selasa (17/12/2024). Foto: Rayyan Farhansyah/kumparan
Kapolres Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mendatangi lokasi ekshumasi bayi yang diduga tertukar di TPU Semper, Jakarta Utara, Selasa (17/12/2024). Foto: Rayyan Farhansyah/kumparan

Polisi terus mendalami kasus dugaan bayi tertukar di Rumah Sakit Islam Jakarta (RSIJ) Cempaka Putih. Sejumlah pihak dari rumah sakit telah dimintai keterangan, termasuk bidan dan perawat yang bertugas saat kejadian.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro menyampaikan bahwa pemeriksaan terhadap tenaga medis dilakukan untuk mengklarifikasi prosedur serta peristiwa yang dilaporkan oleh keluarga korban.

"Dari pihak rumah sakit ada dari bidan dan perawatnya yang diperiksa," ujar Susatyo saat menghadiri proses ekshumasi di TPU Semper, Cilincing, Jakarta Utara, Selasa (17/12).

Pemeriksaan ini dilakukan guna mencari kejelasan dan memastikan ada atau tidaknya unsur kelalaian dari pihak rumah sakit dalam kasus yang mencuat ke publik tersebut.

Susatyo menambahkan, pemeriksaan terhadap bidan dan perawat bertujuan mendalami standar operasional prosedur (SOP) yang diterapkan rumah sakit. Mulai dari proses kelahiran hingga penanganan pascaoperasi.

"Nanti apakah ada faktor terhadap kelalaian, ataukah ada tata laksana rumah sakit yang mungkin tidak tepat," jelasnya.

Kasus ini mencuat setelah viral di media sosial terkait dugaan bayi dari pasangan Muhammad Rauf (27) dan Feni Selviyanti yang tertukar dalam kondisi meninggal dunia di RS Islam Jakarta Cempaka Putih.

Bayi tersebut lahir pada 16 September 2024 dan dinyatakan meninggal oleh pihak rumah sakit pada tanggal 17 September 2024.

Dugaan tersebut bermula dari pihak keluarga yang menemukan sejumlah kejanggalan. Termasuk perbedaan fisik bayi yang ada di rumah sakit dengan bayi yang dimakamkan.

Pada Senin (16/12), Pihak RSIJ mendatangi Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) untuk melakukan klarifikasi terkait kasus ini. Pihak KPAI akan mengadakan mediasi untuk kedua belah pihak.

Pihak kepolisian bersama dengan tim forensik RS Polri Keramat Jati melakukan ekshumasi untuk mengambil sampel DNA dari bayi yang diduga tertukar tersebut pada Selasa ini.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar: