terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download

>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:

Mahfud soal Pameran Lukisan Mirip Jokowi 'Diberedel': Lukisan Adalah Ekspresi - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Mahfud soal Pameran Lukisan Mirip Jokowi 'Diberedel': Lukisan Adalah Ekspresi
Dec 20th 2024, 11:52, by M. Rizki, kumparanNEWS

Yos Suprato dan lukisan karyanya untuk pameran tunggal bertajuk "Kebangkitan: Tanah untuk Kedaulatan Pangan". Foto: Dok. Istimewa
Yos Suprato dan lukisan karyanya untuk pameran tunggal bertajuk "Kebangkitan: Tanah untuk Kedaulatan Pangan". Foto: Dok. Istimewa

Mantan Menko Polhukam RI, Mahfud MD, menyatakan bahwa lukisan adalah ekspresi. Mahfud mengucapkan itu mengomentari pameran lukisan mirip Jokowi oleh pelukis Yos Suprapto "diberedel".

"Pameran lukisan Yos Suprapto batal dilaksanakan. Alasannya karena Yos Suprapto menolak permintaan kurator Galeri Nasional untuk mencopot 5 dari 30 lukisan karyanya yang sudah disiapkan sejak setahun," ujar Mahfud, Jumat (20/12).

"Galeri Nasional bilang menunda karena alasan teknis tapi praktisnya membatalkan. Lukisan adalah ekspresi," kata Mahfud sambil mengunggah tangkapan layar statement Galeri Nasional di akun medsosnya.

Mantan Menkopolhukam Mahfud MD ditemui di Universitas Islam Indonesia (UII), Jumat (13/12/2024). Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan
Mantan Menkopolhukam Mahfud MD ditemui di Universitas Islam Indonesia (UII), Jumat (13/12/2024). Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan

Pelukis Yos Suprapto seharusnya membuka pameran lukisan tunggal bertajuk "Kebangkitan: Tanah untuk Kedaulatan Pangan" di Galeri Nasional, Jakarta, pada Kamis (19/12) malam.

Namun secara tiba-tiba pihak Galeri Nasional mengunci pintu lokasi pameran. Para pengunjung yang hadir di pembukaan dilarang menyaksikan pameran.

Menurut Yos, sebelum pameran dibuka, kurator yang ditunjuk Galeri Nasional, Suwarno Wisetrotomo, meminta lima di antara 30 lukisan, diturunkan. Yos menolak.

Lima lukisan itu bernada kritik sosial. Banyak kalangan menyebut lukisan itu mirip wajah Jokowi.

Di antara lukisan itu memperlihatkan seseorang berdandan seperti raja dengan kedua kakinya menginjak beberapa orang sedangkan pasukan bersenjata berseragam cokelat dan hijau ada di belakangnya.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar: