terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
Kasus Anak Bos Toko Roti Lempar Kursi ke Pegawai Masuk Tahap Penyidikan - my blog
Dec 15th 2024, 17:04, by Ahmad Romadoni, kumparanNEWS
Toko roti di Cakung, Jakarta Timur yang salah satu karyawannya dianiaya oleh anak pemilik toko. Foto: Luthfi Humam/kumparan
Seorang pria yang merupakan anak bos toko roti, GSH, menganiaya pegawainya, DAD. Penyebabnya, diduga pelaku kesal lantaran pegawai menolak mengantarkan makanan ke kamarnya karena bukan bagian dari pekerjaannya.
Peristiwa tersebut terjadi pada 17 Oktober lalu di toko roti yang terletak di Cakung, Jakarta Timur. Kemudian, korban melaporkan kasus ke polisi sehari setelahnya.
Kapolres Jakarta Timur, Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly mengatakan, kasus tersebut kini sudah naik ke tahap penyidikan.
"Kasus sudah naik penyidikan," kata Nicolas saat dikonfirmasi, Minggu (15/12).
Kapolres Jakarta Timur Kombes Nicolas Ary Lilipaly meninjau TPS di Cakung Jakarta Timur pada Rabu (27/11/2024). Foto: Dok. Istimewa
Nicolas menambahkan, pada awal November penyidik telah memanggil saksi termasuk juga pelapor dan terlapor.
"Terlapor pun sudah diundang untuk diklarifikasi dan sudah diambil keterangannya. Perkara tersebut juga sudah digelarkan dan sudah diputuskan secara bersama-sama oleh peserta gelar untuk dinaikan ke tahap penyidikan," ungkapnya.
Meski begitu, polisi belum menentukan tersangka dalam kasus ini.
Video penganiayaan itu tersebar dan menjadi perbincangan di media sosial. Pelaku terlihat melempar kursi serta barang-barang lainnya ke korban yang menyebabkan korban terluka.
Adapun terlapor berinisial GSH dan pelapor atau korbannya berinisial DAD.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar