terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download

>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:

Topan Man-yi Hantam Filipina: Laut Pasang Capai 7 Meter, 500 Ribu Orang Ngungsi - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Topan Man-yi Hantam Filipina: Laut Pasang Capai 7 Meter, 500 Ribu Orang Ngungsi
Nov 17th 2024, 17:52, by Tiara Hasna R, kumparanNEWS

Pohon dan bangunan rusak akibat Topan Super Man-Yi di provinsi Catanduanes, Filipina, Minggu (17/11/2024). Foto: Philippine Red Cross/via REUTERS
Pohon dan bangunan rusak akibat Topan Super Man-Yi di provinsi Catanduanes, Filipina, Minggu (17/11/2024). Foto: Philippine Red Cross/via REUTERS

Topan Man-yi, badai keenam dalam satu bulan terakhir, menghantam Filipina dengan angin kencang hingga 195 km/jam dan gelombang pasang setinggi 7 meter. Akibatnya, 500 ribu orang meninggalkan rumah mereka dan mencari perlindungan di gereja, pusat evakuasi, hingga mal di wilayah utara Luzon.

Dampak Besar di Catanduanes

Provinsi Catanduanes, tempat topan pertama kali mendarat pada Sabtu malam (15/11), mengalami kerusakan parah.

Sebagian besar wilayah kehilangan aliran listrik setelah tiang-tiang dan pohon tumbang akibat angin kencang. Hampir separuh dari 80 ribu penduduk provinsi ini mengungsi ke pusat evakuasi, sementara kebutuhan mendesak seperti bahan bangunan dan makanan terus meningkat.

"Hujannya tidak terlalu lebat, tapi anginnya sangat kencang dan membuat suara yang menakutkan. Gelombang pasang bahkan naik hingga 7 meter, mendekati rumah-rumah warga di pesisir," ujar seorang petugas mitigasi bencana setempat, Roberto Monterola, kepada The Associated Press.

500 Ribu Orang di 6 Provinsi Dievakuasi

Menurut Badan Penanggulangan Bencana Filipina, lebih dari 500 ribu orang dari enam provinsi telah dievakuasi. Jumlah ini terus bertambah seiring upaya evakuasi di berbagai daerah yang rentan terkena dampak badai.

Man-yi juga mengakibatkan pembatalan puluhan penerbangan domestik, penghentian layanan feri, dan penutupan sementara 28 bandara di Filipina. Kondisi ini membuat ribuan penumpang telantar.

Pohon dan bangunan rusak akibat Topan Super Man-Yi di provinsi Catanduanes, Filipina, Minggu (17/11/2024). Foto: Philippine Red Cross/via REUTERS
Pohon dan bangunan rusak akibat Topan Super Man-Yi di provinsi Catanduanes, Filipina, Minggu (17/11/2024). Foto: Philippine Red Cross/via REUTERS

Kerugian Besar dan Ancaman Keamanan Pangan

Selama tiga minggu terakhir, topan-topan beruntun telah menyebabkan lebih dari 160 korban jiwa, memengaruhi 9 juta orang, dan menghancurkan ribuan rumah serta infrastruktur vital. Kerusakan parah pada lahan pertanian bahkan memaksa pemerintah mempertimbangkan impor tambahan beras untuk memenuhi kebutuhan pangan.

Presiden Ferdinand Marcos Jr. meminta seluruh jajaran pemerintah bersiap menghadapi "skenario terburuk". Lebih dari 40 ribu personel keamanan dan 2.000 kendaraan, termasuk kapal angkatan laut, telah dikerahkan untuk mendukung upaya evakuasi dan penyelamatan.

"Kami menargetkan tidak ada korban jiwa," ujar kepala Kantor Pertahanan Sipil, Ariel Nepomuceno.

Filipina yang setiap tahun menghadapi rata-rata 20 badai tropis, dikenal sebagai salah satu negara paling rawan bencana di dunia.

Ancaman gempa bumi, gunung berapi aktif, hingga badai besar yang silih berganti membuat pemerintah terus memperingatkan perlunya kesiapsiagaan maksimal.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar: