terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download

>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:

Komitmen Investasi 3 Juta Rumah Tembus Rp 75 T, Tapi Belum Ada yang Konkret - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Komitmen Investasi 3 Juta Rumah Tembus Rp 75 T, Tapi Belum Ada yang Konkret
Jun 1st 2025, 19:10 by kumparanBISNIS

Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Fahri Hamzah di Cibubur, Minggu (1/6/2025). Foto: Ave Airiza Gunanto/kumparan
Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Fahri Hamzah di Cibubur, Minggu (1/6/2025). Foto: Ave Airiza Gunanto/kumparan

Pemerintah tengah mengincar investasi besar-besaran untuk mendukung program pembangunan 3 juta rumah yang menjadi agenda utama Presiden Prabowo Subianto.

Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Fahri Hamzah, mengungkapkan komitmen investasi yang berhasil dijaring dari berbagai pihak nilainya sangat signifikan. Bahkan mencapai angka puluhan triliun rupiah.

Fahri menyebut komitmen investasi tersebut bernilai sekitar USD 5 miliar atau setara dengan sekitar Rp 75 triliun.

"Kalau komitmen itu kalau kita rupiahkan itu USD 5 billion. Berarti, kira-kira 5 kali Rp 15.000 (kira-kira) sudah Rp 75 triliun itu ready sebenarnya," kata Fahri saat ditemui wartawan di Cibubur, Minggu (1/6).

Menurut Fahri, dirinya telah melaporkan adanya potensi dana besar tersebut kepada kementerian terkait. Namun, sejauh ini belum ada tindak lanjut konkret yang bisa mempercepat proses realisasi dari komitmen yang sudah terbangun.

"Saya sudah menyampaikan laporan kepada kementerian dan juga kepada yang lain bahwa ini komitmen investasinya besar. Cuma tidak bisa kalau enggak ada follow up. Kan harus ada technical follow up-nya," tegasnya.

Fahri tidak menjelaskan secara rinci asal investor maupun detail proyek yang disasar. Namun ia memastikan, komitmen ini diperoleh setelah lawatan ke sejumlah negara, termasuk Qatar dan Turki.

Selain soal dana, Fahri juga menyoroti persoalan teknis yang masih menjadi hambatan investasi perumahan, salah satunya adalah sistem perizinan yang dinilainya terlalu tersebar di banyak instansi. Ia menekankan perlunya penyederhanaan agar investasi lebih mudah masuk.

"Perizinan terlalu menyebar, harusnya ada sentralisasi perizinan, itu mandat dari Satgas tuh. Sentralisasi perizinan perumahan, itu mandat Satgas," pungkasnya.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar: