terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
Kades di Cirebon Nyawer di Diskotek: Pakai Uang Sendiri, Kuwu Juga Butuh Hiburan - my blog
Casmari, Kades Karangsari di Cirebon nyawer di Diskotek. Dok. Istimewa
Casmari, Kepala Desa (Kuwu) Karangsari, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon, menuai sorotan masyarakat. Pemicunya, ia tertangkap kamera sedang "nyawer" di sebuah kelab malam beberapa waktu lalu.
Terlihat ada seorang DJ wanita yang disebut Nathalie Holscher dalam acara itu. Aksi Casmari menuai beragam reaksi warga termasuk kritik.
Dalam video berdurasi yang viral di media sosial, Casmari berada di atas panggung dan melemparkan sejumlah uang tunai ke arah DJ hingga penonton.
Penjelasan Casmari
Casmari membenarkan kejadian itu. Ia menegaskan, uang yang dipakainya untuk nyawer berasal dari kantong pribadi.
"Saya banyak usaha, dari dulu masyarakat juga tahu. Mobil saya sudah tiga, rumah juga ada beberapa. Saya nyawer pakai uang sendiri, bukan dana desa," ujar Casmari kepada wartawan dikutip Minggu (15/6).
Casmari menyebut, gajinya sebagai kuwu tidak pernah digunakan untuk kepentingan pribadi. Gajinya, ia pakai untuk membantu anak-anak yatim-piatu dan fakir-miskin di desanya.
"Gaji kuwu saja saya bagikan ke anak-anak fakir miskin dan yatim piatu. Jadi kalau dibilang citra buruk, ya kembali ke sudut pandang masing-masing. Kuwu juga manusia yang butuh hiburan," ucap dia.
Casmari, Kades Karangsari di Cirebon nyawer di Diskotek. Dok. Istimewa
Wajar Selama Tak Salahgunakan Wewenang
Casmari menganggap wajar jika sesekali ada kepala desa yang menjadi sorotan publik karena kegiatan hiburan.
Ia menilai, selama tidak menyalahgunakan wewenang atau keuangan negara, masalah ini tidak perlu dipermasalahkan.
"Dari 412 desa di Cirebon, kalau hanya satu-dua kuwu yang viral karena cari hiburan, ya menurut saya itu masih wajar," pungkasnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar