terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download

>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:

DEB Ketahanan Pangan Pertamina Ramaikan Hari Susu Nasional 2025 di CFD Jakarta - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
DEB Ketahanan Pangan Pertamina Ramaikan Hari Susu Nasional 2025 di CFD Jakarta
Jun 15th 2025, 18:18 by kumparanBISNIS

VP CSR Pertamina Persero Rudi Arifianto (kiri) bersama Menteri Koordinator Bidang Pangan Indonesia Zulkifli Hasan (keempat dari kanan) di acara Hari Susu Nusantara bertema "Susu untuk negeri: Segelas Susu untuk Indonesia yang lebih sehat" di Jalan Sudirman, Jakarta, Minggu (15/6). Foto: Dok. Pertamina
VP CSR Pertamina Persero Rudi Arifianto (kiri) bersama Menteri Koordinator Bidang Pangan Indonesia Zulkifli Hasan (keempat dari kanan) di acara Hari Susu Nusantara bertema "Susu untuk negeri: Segelas Susu untuk Indonesia yang lebih sehat" di Jalan Sudirman, Jakarta, Minggu (15/6). Foto: Dok. Pertamina

Car Free Day Jakarta pagi ini menjadi lebih dari sekadar ruang berolahraga. Sepanjang 1,1 kilometer antara Bundaran HI hingga Taman Budaya Dukuh Atas, ratusan peserta berkumpul merayakan Hari Susu Nasional 2025. Bertemakan "Penuhi Gizi melalui Konsumsi Susu" dan berslogan "Susu untuk Negeri: Segelas Susu untuk Indonesia yang Lebih Sehat."

Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Zulkifli Hasan, yang hadir membuka kegiatan menyampaikan bahwa ketahanan pangan menjadi salah satu program pokok Presiden RI Prabowo Subianto.

Hal itu selaras dengan program Desa Energi Berdikari (DEB) Ketahanan Pangan Pertamina. Saat ini terdapat 103 DEB binaan yang mendukung ketahanan pangan, dari total 172 DEB di seluruh Indonesia, dengan pendekatan energi berbasis masyarakat untuk mendukung ketahanan pangan.

Inisiatif ini tidak hanya bicara tentang hasil pertanian, tetapi bagaimana energi baru dan terbarukan (EBT) menjadi fondasi dalam menciptakan sistem pangan yang berkelanjutan.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Zulkifli Hasan beserta jajaran mengunjungi booth Pertamina untuk mendapatkan penjelasan dari Corporate Secretary Pertamina Brahmantya S. Poerwadi dan VP CSR & SMEPP Management Rudi Ariffianto.

VP CSR Pertamina Persero Rudi Arifianto (kedua dari kiri) melakukan pemaparan secara singkat Program CSR Pertamina kepada Menteri Koordinator Bidang Pangan Indonesia Zulkifli Hasan (ketiga dari kanan) di acara Hari Susu Nusantara bertema "Susu untuk negeri: Segelas Susu untuk Indonesia yang lebih sehat" di Jalan Sudirman, Jakarta pada Minggu (15/6). Foto: Dok. Pertamina
VP CSR Pertamina Persero Rudi Arifianto (kedua dari kiri) melakukan pemaparan secara singkat Program CSR Pertamina kepada Menteri Koordinator Bidang Pangan Indonesia Zulkifli Hasan (ketiga dari kanan) di acara Hari Susu Nusantara bertema "Susu untuk negeri: Segelas Susu untuk Indonesia yang lebih sehat" di Jalan Sudirman, Jakarta pada Minggu (15/6). Foto: Dok. Pertamina

Corporate Secretary Pertamina Brahmantya S. Poerwadi menyatakan Pertamina mendukung penuh Hari Susu Nusantara ini, karena sejalan dengan salah satu dari pilar TJSL Pertamina.

"Pertamina memiliki tiga pilar TJSL, salah satunya adalah pilar kedua tentang kesehatan yaitu Pendidikan Ibu dan anak. Konsumsi susu menjadi hal yang sangat penting untuk mulai dijalankan. Pertamina mendukung penuh digelarnya Hari Susu Nusantara ini," ujar Brahmantya.

Sementara itu VP CSR & SMEPP Management Pertamina Rudi Arifianto, menjelaskan DEB Ketahanan Pangan mencakup sektor pertanian, peternakan, perikanan, sayur, palawija, termasuk di antaranya adalah susu.

"Saat ini Kelompok Masyarakat Mitra DEB Pertamina, sudah berhasil memproduksi 1.750 liter kapasitas susu, hasil produksi empat desa dari 103 DEB ketahanan pangan. Program ini membantu dan mendukung para petani agar semakin bisa meningkatkan produktivitasnya," jelas Rudi.

Empat DEB yang secara khusus mengembangkan potensi peternakan sapi perah yaitu di Boyolali, Sruni, Desa Krueng Raya, dan Desa Suntejaya. Salah satu yang menonjol adalah di Boyolali, di mana hampir setiap rumah memiliki sapi perah. Kotoran sapi yang sebelumnya menjadi limbah, kini diolah menjadi biogas melalui lebih dari 100 unit biodigester.

Warga yang sebelumnya harus membeli gas elpiji untuk kebutuhan sehari-hari, kini hanya membeli 2-3 tabung gas elpiji setiap tahunnya. Selain memproduksi susu segar hingga 800 liter per hari, warga Boyolali kini juga mengolah hasilnya menjadi produk bernilai tambah seperti tahu susu, susu pasteurisasi, dan donat susu.

Upaya Pertamina mendukung ketahanan pangan, juga mendapatkan apresiasi dari salah satu peserta Hari Susu Nusantara, yaitu Muhammad Afyan, mahasiswa asal Pekanbaru.

"Menurut saya, program-program terkait pangan yang diinisiasi Pertamina, memiliki tingkat sustainable yang tinggi, melalui upaya tersebut tentunya saya berharap ketahanan pangan Indonesia bisa semakin meningkat. Semoga upaya yang dilakukan Pertamina bisa meningkatkan ketahanan pangan negara Indonesia," harapnya.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Indonesia Zulkifli Hasan (kelima dari kiri) dengan Corporate Secretary Pertamina Persero Brahmantya S. Poerwadi (kelima dari kanan) beserta jajaran secara simbolis meminum segelas susu bersama di acara Hari Susu Nusantara di Jalan Sudirman, Jakarta pada Minggu (15/6). Foto: Dok. Pertamina
Menteri Koordinator Bidang Pangan Indonesia Zulkifli Hasan (kelima dari kiri) dengan Corporate Secretary Pertamina Persero Brahmantya S. Poerwadi (kelima dari kanan) beserta jajaran secara simbolis meminum segelas susu bersama di acara Hari Susu Nusantara di Jalan Sudirman, Jakarta pada Minggu (15/6). Foto: Dok. Pertamina

Melalui program DEB Ketahanan Pangan, Pertamina membuktikan bahwa akses energi terbarukan di desa mampu menciptakan sistem pangan yang lebih tahan krisis, inklusif, dan berdaya saing.

Mulai telur ayam, sayur hidroponik, pupuk organik, hingga segelas susu yang diminum, semuanya adalah hasil nyata dari gotong royong, teknologi tepat guna, dan energi sehat yang terus mengalir dari desa ke seluruh Indonesia.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar: