terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download

>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:

RI Bakal Salip Singapura Terapkan Mandatori Bioavtur 3 Persen, Harga Tiket Naik? - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
RI Bakal Salip Singapura Terapkan Mandatori Bioavtur 3 Persen, Harga Tiket Naik?
May 16th 2025, 14:04 by kumparanBISNIS

Bioavtur J2.4 berbahan sawit sudah digunakan untuk pesawat propeler (baling-baling) CN 235-220 Flying Test Bed (FTB). Foto: Pertamina
Bioavtur J2.4 berbahan sawit sudah digunakan untuk pesawat propeler (baling-baling) CN 235-220 Flying Test Bed (FTB). Foto: Pertamina

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan implementasi mandatori bioavtur langsung dimulai dengan campuran 3 persen.

Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE), Eniya Listiani Dewi, mengatakan mandatori bioavtur akan tercantum dalam Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM bersamaan dengan peta jalan bioetanol.

"Saya sudah sounding ke mana-mana untuk bioavtur bisa segera masuk. Dengan begitu kita tidak hanya melihat 1 persen, tapi kalau bioavtur kita sudah langsung misalnya 3 persen. Jadi draft dari keputusan Menteri-nya seperti itu," ungkapnya saat ditemui di Senayan Park Jakarta, Jumat (15/5).

Dengan program bioavtur 3 persen, lanjut dia, Indonesia bisa mengalahkan Singapura yang berencana menerapkan mandatori bioavtur sebesar 1 persen mulai tahun 2026.

"Kita bisa melebihi dari Singapura. Kalau Singapura mandatorinya 1 persen di tahun 2026, ini kita bisa lebih lagi. Tapi kita harus ada kesiapan," jelas Eniya.

Eniya mengatakan, keputusan seberapa besar persentase mandatori bioavtur masih digodok, dengan mempertimbangkan ketersediaan pasokan atau feedstock bahan bakar nabati.

Sebab, kata dia, saat ini produksi bioavtur masih dilakukan satu badan usaha, yaitu PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) secara co-processing. Jika ada tambahan, maka mandatori bioavtur bisa diterapkan hingga campuran 5 persen.

"Jadi itu hanya maksimal 3 persen. Dari situ kalau ada perusahaan baru lagi, makanya Pak Menteri ini mendorong siapa satu lagi nih? Satu dengan kapasitas misalnya 300 ribu kiloliter, itu bisa kita langsung bisa perhitungannya mungkin 5 persen," tutur Eniya.

Selain masalah pasokan, Eniya juga menyebutkan pertimbangan lain dari mandatori bioavtur adalah masalah harga tiket penerbangan yang bisa saja terdampak.

Dia mencontohkan, pemerintah Singapura memutuskan akan membebankan kenaikan biaya bioavtur kepada konsumen, alias berdampak pada tiket pesawat. Namun, dia belum bisa memastikan kebijakan seperti apa yang akan dilaksanakan di Indonesia.

"Hanya saja bioavtur nanti masalah tiket nih. Kalau Singapura memandatorikan itu tiketnya dilepas ke konsumen, dan itu dipaksa semua penerbangan yang keluar dari (bandara) Changi dipaksa punya tiketnya sudah ditambah itu. Tetapi as a person kamu bisa claim carbon kamu sendiri," jelas Eniya.

Sebelumya, Kementerian ESDM mengungkapkan implementasi mandatori bioavtur alias Sustainable Aviation Fuel (SAF) dipercepat menjadi tahun 2026 dengan campuran 3 persen.

Eniya mengatakan, peta jalan bioavtur sebelumnya mencanangkan mandatori campuran 1 persen dimulai pada tahun 2027.

"Bioavtur untuk tahun ini belum ada, tetapi baru dimulai tahun 2026. Tadinya pembahasan pada periode kabinet sebelumnya itu memandatorikan 2027 sebesar 1 persen," jelasnya saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi XII DPR, Selasa (18/2).

Setelah membahas dengan badan usaha penugasan, PT Pertamina (Persero), pemerintah kemudian menyanggupi bahwa mandatory bioavtur bisa dipercepat dan persentase campurannya dinaikkan.

"Tetapi saat ini kita berhitung dengan Pertamina, bahwa bioavtur bisa dipercepat dengan 3 persen dan bisa dimandatorikan di tahun 2026," ungkap Eniya.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar: