terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download

>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:

Ketegangan dengan India Meningkat, Warga Kashmir Pakistan Diminta Timbun Makanan - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Ketegangan dengan India Meningkat, Warga Kashmir Pakistan Diminta Timbun Makanan
May 2nd 2025, 16:27, by Nadia Riso, kumparanNEWS

Ilustrasi Kashmir di India.   Foto: khlongwangchao/Shutterstock
Ilustrasi Kashmir di India. Foto: khlongwangchao/Shutterstock

Penduduk Kashmir Pakistan yang tinggal dekat perbatasan de facto dengan India diminta untuk menimbun makanan karena ketegangan kedua negara menyusul pembantaian pada 26 wisatawan.

"Instruksi telah dikeluarkan untuk menyimpan persediaan makanan untuk 2 bulan di 13 daerah konstituen sepanjang Garis Kontrol (LoC)," kata pejabat Kashmir, Chaudhry Anwar ul Haq, kepada majelis setempat, Jumat (2/5), dikutip dari AFP.

Pemerintah daerah juga telah menyiapkan dana darurat sebesar 1 miliar rupee (setara Rp 195.562.100.000) untuk memastikan pasokan makanan, obat-obatan, dan kebutuhan pokok lainnya ke 13 daerah konstituen.

Peralatan milik pemerintah dan swasta juga dikerahkan untuk memelihara jalan di daerah sepanjang LoC.

26 wisatawan India dan Nepal ditembak mati saat berlibur di lokasi wisata Pahalgam di Kashmir India. India menuduh salah satu pembantai berkewarganegaraan Pakistan.

Ilustrasi Peta India dan Pakistan. Foto: Shutterstock
Ilustrasi Peta India dan Pakistan. Foto: Shutterstock

Pembantaian ini membuat hubungan India dan Pakistan semakin tegang. Keduanya saling balas kebijakan diplomatik, termasuk penarikan visa hingga menutup wilayah udara.

Perdana Menteri India Narendra Modi mengatakan memberi kebebasan operasi penuh kepada militer untuk merespons serangan.

Pakistan membantah keterlibatan apa pun dan menyatakan memiliki bukti yang kredibel bahwa India sedang merencanakan serangan militer, bersumpah akan merespons serangan apa pun.

Di tengah meningkatnya tensi kedua negara, otoritas Pakistan di Kashmir meliburkan lebih dari 1.000 madrasah selama 10 hari.

Meski India menguasai dua pertiga Kashmir dan Pakistan sepertiga sisanya, kedua negara saling klaim Kashmir sepenuhnya. India dan Pakistan 'berebut' wilayah Himalaya itu sejak merdeka dari Inggris pada 1947.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar: