terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download

>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:

Populer: Smartphone China Tak Kena Tarif Trump; Apple Lolos dari Krisis - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Populer: Smartphone China Tak Kena Tarif Trump; Apple Lolos dari Krisis
Apr 14th 2025, 05:40, by Muhammad Darisman, kumparanBISNIS

Presiden Donald Trump menyampaikan pidato mengenai tarif impor baru saat "Make America Wealthy Again" di Gedung Putih, Washington DC, Amerika Serikat, Rabu (2/4/2025). Foto: Brendan Smialowski/AFP
Presiden Donald Trump menyampaikan pidato mengenai tarif impor baru saat "Make America Wealthy Again" di Gedung Putih, Washington DC, Amerika Serikat, Rabu (2/4/2025). Foto: Brendan Smialowski/AFP

Berita mengenai ponsel pintar dan barang elektronik dari China yang dibebaskan dari tarif timbal balik oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, menjadi isu yang ramai dibaca pada Minggu (13/4).

Selain itu, ada pula soal Apple Inc yang lolos dari krisis setelah produk information, communication, and technology (ICT), seperti smartphone dari China, tidak dapat tarif tinggi ketika diimpor ke AS. Simak rangkumannya.

Smartphone-Elektronik China Tak Kena Tarif Trump

Trump resmi memberi pengecualian tarif timbal balik 145 persen untuk smartphone, komputer, dan elektronik lainnya yang diimpor dari China. Hal ini tentu menguntungkan Apple yang sebagian besar produksinya berada di China.

Dikutip dari Reuters, Minggu (13/4), US Customs and Borders Protection menerbitkan daftar kode tarif yang dikecualikan dari pajak impor. Pengecualian tersebut berlaku surut (retroaktif) mulai pukul 12:01 EDT pada tanggal 5 April.

"Masih ada ketidakpastian dan volatilitas yang jelas di masa mendatang dengan negosiasi Tiongkok ini. Perusahaan-perusahaan teknologi besar seperti Apple, Nvidia, Microsoft dan industri teknologi yang lebih luas dapat bernapas lega pada akhir pekan ini hingga Senin," kata Analis Wedbush Securities Dan Ives.

Selain dari China, Trump juga mengecualikan barang elektronik tertentu dari tarif dasar 10 persen ke beberapa negara lainnya. Hal ini dilakukan untuk meringankan biaya impor untuk semikonduktor dari Taiwan serta iPhone yang diproduksi di India.

Apple Lolos dari Krisis

Mengutip Bloomberg, pada Jumat (11/4) malam Trump membebaskan barang elektronik konsumen termasuk iPhone, iPad, Mac, Apple Watch, dan AirTags. Hal ini membuat Apple lolos dari krisis setelah sebelumnya Apple sempat menyewa penerbangan kargo dari India ke AS untuk mengangkut 600 ton iPhone atau sebanyak 1,5 juta unit, setelah meningkatkan produksi di sana dalam upaya untuk mengantisipasi tarif Trump.

Kabar baik ini beriringan dengan penghapusan tarif 10 persen atas barang-barang yang diimpor dari negara lain untuk produk-produk tersebut.

Analis Evercore ISI Amit Daryanani memperkirakan saham akan naik pada Senin (14/4), setelah penurunan 11 persen bulan ini.

"Ini merupakan kelegaan besar bagi Apple. Tarif akan mendorong inflasi biaya material," kata analis Daryanani dikutip dari Bloomberg, Minggu (13/4).

Apple sebelum mendapat pengecualian dari Trump, sempat memiliki rencana untuk mengalihkan produksi untuk pasar AS di India karena pungutan yang lebih rendah.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar: