terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download

>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:

Bobby Dalami Penyebab Kemunculan Lumpur Panas di Mandailing Natal - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Bobby Dalami Penyebab Kemunculan Lumpur Panas di Mandailing Natal
Apr 30th 2025, 15:18 by kumparanNEWS

Semburan air panas diperkirakan bersuhu 100 derajat di Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara. Foto: Dok. Istimewa
Semburan air panas diperkirakan bersuhu 100 derajat di Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara. Foto: Dok. Istimewa

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution merespons soal kemunculan air dan lumpur panas yang mencapai 100 derajat celsius di Desa Roburan, Kecamatan Panyabungan Selatan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina).

Bobby akan bertemu dengan Bupati Madina Saipullah Nasution untuk mendalami hal tersebut.

"Kami masih lihat perkembangannya, apa saja penyebabnya, apa memang karena ada galian industri di sana kami masih lihat," kata Bobby di kantornya, Rabu (30/4).

"Saya masih cari datanya, setelah ini kan Pak Bupati masih dapat materi, setelah ini kami akan diskusi," jelasnya.

Bobby menyebut, pihaknya juga akan menganalisis dampak dari semburan itu.

"Bahaya tak bahaya nanti kami informasikan lebih lanjut, sejauh ini saya belum bisa mengatakan," kata dia.

"Pasti akan kami lihat apakah dampaknya kesehatan, ekonomi, akan kami lihat," jelasnya.

Gubernur Sumut Bobby Nasution di Jakarta, Senin (28/4/2025). Foto: Jonathan Devin/kumparan
Gubernur Sumut Bobby Nasution di Jakarta, Senin (28/4/2025). Foto: Jonathan Devin/kumparan

Di samping itu, polisi juga ikut melakukan koordinasi bersama Pemkab terkait munculnya semburan air panas dan lumpur itu. Dari hasil penyelidikan bersama dinas terkait, ditemukan fakta bahwa air tersebut mencapai suhu 100 derajat celsius.

"Dari pengecekan suhu air sekitar 100 derajat celsius dan udaranya tidak mengandung racun sehingga bisa dikatakan aman," kata Kapolres Madina AKBP Arie Sofandi Paloh pada Senin (28/4).

"Sumur (semburan air) tersebut sudah lama muncul berdasarkan keterangan pemilik tanah. Di Desa Roburan Dolok merupakan jalur patahan panas bumi dan kapan saja bisa muncul lubang air panas dan asap," sambungnya.

Arie bilang, dalam koordinasi itu, Bupati Madina Saipullah Nasution menyebut Pemkab Madina juga akan segera menyurati Kementerian ESDM terkait fenomena ini.

"Pemkab Madina akan segera mengirimkan surat ke Dirjen EBTKE Kementerian ESDM, kemungkinan dalam waktu dekat ini tim akan turun dan akan melakukan penelitian secara menyeluruh," sambungnya.

Semburan air panas diperkirakan bersuhu 100 derajat di Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara. Foto: Dok. Istimewa
Semburan air panas diperkirakan bersuhu 100 derajat di Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara. Foto: Dok. Istimewa

Dalam koordinasi ini, polisi dan Pemkab juga bekerja sama dengan PT Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP). Sebab, sebelumnya dalam video yang beredar di media sosial, disebut semburan muncul di sekitar lokasi pengeboran PT SMGP.

"Adapun rencana pihak PT. SMGP antara lain akan menghadirkan tenaga ahli dari Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKI) Kementerian ESDM untuk melakukan pengecekan terhadap semburan sumber air tersebut. Diperkirakan hasil penelitian dan analisa EBTKI akan diterbitkan lebih kurang selama 90 hari," kata dia.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar: