terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
Tips dari Kemenkes Agar Puasa Tak Cuma Dapat Pahala, tapi Jadi Makin Sehat - my blog
Ilustrasi buka puasa bersama keluarga. Foto: Shutterstock
Menjalani ibadah puasa di bulan Ramadan membawa manfaat yang luar biasa. Bukan hanya ibadah, puasa juga ternyata bermanfaat bagi tubuh. Berpuasa sama dengan memberi waktu istirahat untuk organ tubuh.
Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Kemenkes RI, dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid mengatakan, selama ini organ tubuh dipaksa bekerja, salah satunya mengolah makanan yang masuk ke perut.
"Berpuasa itu mengistirahatkan organ-organ tubuh kita, gitu. Karena selama ini dia kerja 24 jam. Selama satu bulan ini kita (puasa) tahu manfaatnya," ujar dr. Nadia dalam acara Media Workshop "Pahami Bahan Tambahan Pangan yang Aman pada Makanan Kemasan untuk Cegah Obesitas" dalam rangka Hari Obesitas Sedunia 2025, di Jakarta Selatan, Selasa (4/2).
dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Kemenkes RI di Jakarta Selatan, Selasa (4/2/2025). Foto: Eka Nurjanah/kumparan
Oleh karena itu, sebaiknya ketika berbuka puasa jangan makan terlalu banyak. Demi kesehatan, Anda perlu mengendalikan nafsu makan ketika sudah berbuka puasa.
"Konsumsi harus sesuai dengan kebutuhan kalori kita. Karena kalau misalnya kita kekenyangan itu nggak bagus, dari sisi absorbsinya nggak baik. Kemudian juga organ kita dipaksa kerja keras lagi. Padahal dia udah istirahat sekian jam. Padahal tujuan kita (puasa) adalah untuk membuat kita lebih sehat," tuturnya.
Disarankan Hindari Makanan Terlalu Manis
Dokter Nadia menyarankan agar masyarakat tidak Fear of Missing Out (FOMO) pada hal-hal yang kurang baik bagi kesehatan. Misalnya dalam hal konsumsi makanan manis ketika berbuka puasa.
Ilustrasi sajian es untuk buka puasa Foto: dok.shutterstock
Meski saat berbuka puasa disarankan mengonsumsi makanan manis, namun Anda sebaiknya tetap mengendalikan jumlah makanan manis yang disantap.
"Makan yang manis-manis tetap saja kita makan, nggak boleh berlebihan. Namanya puasa kan bukan berarti karena seharian dari sahur sampai jam 6 nggak makan, habis itu makannya balas dendam," kata dr. Nadia.
Anda tetap boleh mengonsumsi makanan manis dengan batasan. Misalnya apabila melihat anjuran Nabi Muhammad SAW, umat Muslim yang berpuasa disarankan berbuka dengan 3 kurma. Buah yang satu ini memiliki rasa manis dengan batas wajar dan tidak membahayakan.
Ilustrasi makanan buka puasa Foto: Shutterstock
"Kurma itu manis kan, tapi kadar gulanya tidak membahayakan kita. Nah jadi sebenarnya dari ajaran-ajaran seperti itu aja kita harus memastikan bukan makan manis yang manis banget, kolak yang manis banget. Sesuai dengan kebutuhan kalori, tetap kendalikan gula garam lemak kita ya," ujarnya.
Yang tidak kalah penting, yaitu pastikan untuk mengonsumsi cukup air, yakni kurang lebih 8 gelas sehari. Selain dianjurkan untuk mengendalikan nafsu makan, orang yang berpuasa juga diminta untuk tetap olahraga. Serta pilihlah olahraga ringan yang tidak memberatkan. Artinya, meski puasa Anda harus tetap melakukan aktivitas fisik, ya!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar