terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
Komisi III-Jampidsus Bahas Kasus Korupsi Jadi Perhatian Publik, Digelar Tertutup - my blog
Mar 5th 2025, 13:30, by Jonathan Devin, kumparanNEWS
Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Febrie Adriansyah beserta jajarannya dalam rapat dengar pendapat di Komisi III DPR. Foto: Youtube/ TVR Parlemen
Komisi III DPR menggelar Rapat Dengar Pendapat dengan Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Febrie Adriansyah beserta jajarannya. Tapi, rapat untuk membahas kasus-kasus yang menjadi perhatian publik itu digelar secara tertutup.
Wakil Ketua Komisi III DPR yang menjadi Pimpinan Rapat, Rano Alfath menyebut bahwa rapat kali ini merupakan tindak lanjut dari rapat sebelumnya bersama Jaksa Agung ST Burhanuddin.
"Rapat ini sebetulnya tindak lanjut rapat sebelumnya dengan Bapak Jaksa Agung, kita kan sudah membahas berapa perkara kemarin, termasuk perkaranya kasusnya mantan menteri Tom Lembong dan lain-lain," kata Rano Alfath.
Pimpinan Komisi III Rano Alfath dalam rapat dengar pendapat dengan jajaran Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus. Foto: Youtube/ TVR Parlemen
"Hari ini kita ingin lebih dalam dalam hal banyak perkara-perkara yang memang mencuri perhatian publik, menonjol, dan jadi pembicaraan publik yang luar biasa dari banyak penanganan yang dilakukan oleh kawan-kawan dari Kejaksaan Agung," sambung politikus PKB itu.
Saat membuka rapat itu, Rano kemudian meminta persetujuan para anggota Komisi III untuk dilakukan secara terbuka atau tertutup.
"Karena ini banyak juga perkara-perkara yang memang masih dalam proses penyelidikan atau penyidikan," ujar Rano.
"Karena ini bisa lebih panjang lebih detail sebetulnya, makanya kita ingin pembahasannya lebih tertutup," imbuhnya.
Kesimpulannya, mayoritas fraksi meminta rapat digelar tertutup.
"Jadi begini saja, karena sebagian mengharapkan tertutup, kita buat rapat tertutup, kalau nanti ada sesuatu yang memang sifatnya umum, terbuka, bisa kita sampaikan, nanti kita opsi terbuka. Tapi hari ini kita bikin agenda ini kita putuskan rapat tertutup," ujar Rano sambil kemudian mengetok palu keputusan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar