terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
Rachmat Irianto Kumandangkan Azan saat Pemakaman Bejo Sugiantoro - my blog
Feb 26th 2025, 13:00, by Katondio B Wedya, kumparanBOLA
Putra almarhum Bejo Sugiantoro, Rachmat Irianto (kiri) saat mengiringi jenazah sang ayah ke tempat persemayaman di TPU Geluran, Sidoarjo, Rabu (26/2/2025). Foto: Fahmi Alfian/ANTARA
Bejo Sugiantoro telah berpulang pada Selasa (25/2). Eks pemain Timnas Indonesia itu dikebumikan di Makam Geluran, Kecamatan Taman, Sidoarjo, pada Rabu (26/2). Sang anak yang mengikuti jejaknya sebagai pesepak bola, Rachmat Irianto, mengumandangkan azan di momen tersebut.
Sebelum Bejo dimakamkan, rumah duka yang terletak di Taman Pondok Jati Blok AN No. 3, Geluran, Kecamatan Taman, Sidoarjo, dipadati oleh puluhan orang untuk takziah sejak pukul 09:00 WIB. Eks rekan setim Bejo di Persebaya, seperti Mat Halil, Uston Nawawi; hingga pemain Deltras, Hariono dan Rendy Irawan, hadir di sana.
Selain itu, sejumlah pentolan pendukung Persebaya Surabaya, Bonek, seperti Cak Tessy hingga Hamim Gimbal tampak hadir juga di rumah duka. Lantunan kalimat syahadat tauhid mengiringi jenazah saat diantar ke Masjid Nurul Jannah untuk disalati. Setelah itu, jenazah diantar menuju ke TPU Geluran bersama ratusan orang.
Rachmat Irianto atau yang akrab disapa Rian juga mengantar jenazah ke pemakaman. Ia terlihat mengenakan kruk karena kondisi cedera yang dialaminya.
Sesampainya di pemakaman, pemain Persib Bandung itu mengumandangkan azan dan memberikan iqamat untuk jenazah sang ayah sesaat sebelum dikebumikan. Tangis Rian pun tak terbendung.
Sementara, Uston Nawawi menganggap Bejo Sugiantoro lebih dari sahabat, tetapi sudah seperti saudaranya. Ia mengenal Bejo sebagai sosok yang berdedikasi di dunia sepak bola Indonesia.
"Belajar melatih juga satu lifting [dengan Bejo] banyak kenangan di situ. Kesannya beliau dedikasinya untuk sepak bola luar biasa, bekerja keras dan disiplin," ungkapnya di pemakaman.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar