terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
Desa Wisata di China Minta Maaf Bikin Salju Buatan Pakai Kapas, Bersedia Refund - my blog
Feb 28th 2025, 14:30, by Gitario Vista Inasis, kumparanTRAVEL
Ilustrasi desa bersalju. Foto: Shutterstock
Sebuah desa di China yang terkenal dengan panorama alam musim dinginnya yang menakjubkan meminta maaf setelah mengelabui turis karena membuat salju buatan. Salju buatan tersebut dibuat karena salju alami tidak turun di desa tersebut akibat cuaca hangat yang melanda.
Dilansir Wionews, pengelola Chengdu Snow Village mengeluarkan pernyataan resmi perihal permintaan maaf mereka kepada turis karena menciptakan salju buatan atau artifisial dengan menggunakan kapas dan air sabun.
Itu terjadi karena cuaca hangat yang melanda Chengdu, ibu kota provinsi Sichuan, selama libur Tahun Baru Imlek pada akhir Januari kemarin mengecewakan para wisatawan yang telah menantikan untuk menikmati panorama salju di desa tersebut.
Ilustrasi desa bersalju. Foto: Shutterstock
Sebelumnya desa tersebut menggunggah poster promosi yang menggambarkan turunnya salju di desa tersebut.
Sayangnya, seorang pengunjung berhasil mengabadikan momen di mana salju di desa tersebut ternyata tidak ada dan buatan.
"Desa bersalju tanpa salju," kata seorang pengguna.
Desa Minta Maaf dan Bersedia Beri Refund
Ilustrasi kapas. Foto: Shutterstock
Dalam pernyataan di aplikasi media sosial China, WeChat, desa itu pun meminta maaf dan menawarkan refund atau pengembalian uang kepada pengunjung. Salju palsu tersebut juga telah disingkirkan dari area wisata.
"Untuk menciptakan suasana 'bersalju', desa wisata tersebut membeli kapas untuk salju tetapi hal itu tidak mencapai efek yang diharapkan, dan meninggalkan kesan yang sangat buruk bagi wisatawan yang datang berkunjung," kata proyek Desa Salju Chengdu dalam pernyataan tersebut.
Sementara itu, biro cuaca China telah memperingatkan bahwa negara tersebut tengah mengalami pola cuaca yang semakin parah dan tidak dapat diprediksi, termasuk gelombang panas yang lebih panjang dan curah hujan yang lebih deras, akibat dampak perubahan iklim.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar