terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
Dampak Jangka Panjang Stunting pada Anak yang Perlu Diwaspadai - my blog
Stunting pada anak masih jadi salah satu masalah yang perlu ditangani serius di Indonesia. Ya Moms, stunting bukan hanya persoalan tinggi badan. Lebih dari itu, Dokter Spesialis Anak Konsultan Nutrisi dan Penyakit Metabolik, dr. Klara Yuliarti, Sp.A(K) menyebut, ada beberapa dampak jangka panjang stunting yang perlu diwaspadai orang tua.
"Anak stunting sangat mungkin terlihat sehat, justru inilah yang sering membuat orang tua merasa anaknya tidak apa-apa dan bahkan menolak untuk dirujuk ke rumah sakit," kata dr. Klara kepada kumparanMOM.
Salah satu langkah sederhana yang bisa dilakukan untuk mencegah stunting adalah dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang sejak si kecil masih di dalam kandungan. Setelah lahir, si kecil juga perlu mendapat makanan tinggi nutrisi demi perkembangan yang optimal.
Ya Moms, stunting merupakan kondisi kekurangan gizi yang terjadi secara perlahan-lahan. Berbeda dengan gizi buruk yang kekurangan gizinya terjadi secara drastis dalam jangka waktu yang cepat, sehingga anak terlihat lemah hingga terlihat sangat kurus.
Ilustrasi anak stunting. Foto: Kevin Herbian/Shutterstock
Lantas, apa yang perlu diwaspadai orang tua dari stunting?
Dampak Jangka Panjang Stunting pada Anak
Anak dengan stunting akan mengalami perlambatan pertumbuhan, mulai dari masalah berat hingga tinggi badannya.
"Pada prinsipnya kalau memang melihat berat badan tidak naik dan juga anak terlihat kecil, kata 'kecil' ini menjadi kuncinya. Kecil dibandingkan teman sebayanya. Nah itu hati-hati sebaiknya diperiksakan ke dokter," tutur dr. Klara.
Saat berkonsultasi, dokter akan memeriksa apakah anak mengalami masalah pertumbuhan atau tidak.
Ilustrasi anak stunting. Foto: Shutter Stock
Selain itu, dr. Klara menyebut bahwa stunting merupakan masalah besar pada jangka panjang. Sebab, perlambatan pertumbuhan bisa merusak otak anak. Artinya, anak yang terkena stunting bisa kehilangan potensinya dan kehilangan haknya untuk memperoleh perkembangan otak yang optimal.
"Dampak jangka panjang dari stunting ini apabila tidak diterapi akan ireversibel atau tidak bisa pulih, permanen bagi seorang anak. Jadi, harus dicegah karena untuk mengobati stunting akan lebih sulit daripada mencegahnya," tutup dr. Klara.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar